1.350 PELAJAR SMP – SMA DI BELU IKUT LOMBA LARI PELAJAR 5 KM

Pendidikan & Sosbud

TASIFETO TIMUR, Sebanyak 1.350 pelajar tingkat SMP-SMA Se-Kabupaten Belu mengikuti Lomba Lari Pelajar 5 Kilometer di Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Rabu (20/2). Kegiatan bertema “Run For Your Future ” diadakan oleh Yayasan Gratia Prima Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Belu.

Bupati Belu, Willybrodus Lay memberikan sambutan sebelum melepas 1350 peserta lari 5 Km “Run For Your Future” di Pantai Motaain, Desa Silawan, Tasifeto Timur

Bupati Belu Willybrodus Lay, SH dalam sambutannya, mengungkapkan kegembiraannya atas kesediaan Yayasan Gracia Prima Indonesia menggelar kegiatan lomba lari bertema “Run For Your Future” (Berlari Meraih Masa Depan) di wilayah perbatasan RI-RDTL. “Saya atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Belu terutama masyarakat yang ada di Mota’ain menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Gracia Prima Indonesia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Belu, Yonif Raider 408/Suhbrastha, BNN Kabupaten Belu dan Kodim 1605 Belu yang telah mensosialisasikan Bahaya Narkoba kepada para pelajar di Belu. Sebagai beranda terdepan Indonesia, kita harus bersama-sama menjaga beranda ini agar bebas dari narkoba,” ungkapnya.

Bupati Belu juga mengatakan, lomba lari “Run For Your Future” dapat menjadi agenda tahunan yang dikemas dalam bentuk Festival.

“Saya minta dukungan dari Yayasan Gracia Prima Indonesia dan Satgas Pamtas RI-RDTL, agar kegiatan Run For Your Future terus dilaksanakan setiap tahun. Bila perlu kita buat kegiatan ini menjadi festival perbatasan yang akan kita lakukan secara terus-menerus,” kata Bupati Lay.

Ketua Panitia Run For Your Future, Lukas Hermawan Setiawan pada kesempatan tersebut mengatakan, tema “berlari meraih masa depan” yang di usung kali ini adalah untuk menghormati eksistensi generasi millenial Kabupaten Belu.

Bupati Belu melepas 1350 peserta Fun Run For Your Future

“Saya berharap di Kota Atambua ini akan lahir generasi-generasi bintang yang bebas dari narkoba dan generasi yang berprestasi,” ucap Lukas Hermawan.

Lukas menambah, sebelum menggelar Lomba Lari Pelajar 5 Kilometer, Yayasan Gracia Prima Indonesia terlebih dahulu melaksanakan Sosialisasi Anti Narkoba dan Pergaulan Seks Bebas selama 3 hari di sejumlah sekolah yang tersebar di Kabupaten Belu.

“Kami sangat berterima kasih kepada para pelajar dan guru-guru di Belu, mereka sangat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi. Saya berharap acara ini bisa berlangsung setiap tahun. Kegiatan ini merupakan kerja sama kami dengan TNI yang sudah berlangsung di 19 titik daerah perbatasan. Salah satu daerah perbatasan yang kami pilih adalah Belu. Kami memilih lokasi ini, karena kami sangat peduli terhadap daerah perbatasan RI-RDTL,” ujar Lukas.

Dansatgas Yonif Raider 408/Suhbrastha, Mayor Inf. Joni Eko Prasetyo S.I.P mengajak para pelajar di Belu agar terus manfaatkan waktu yang ada untuk melakukan kegiatan-kegiatan posetif yang dapat menunjang masa depan.

“Saya titip pesan kepada adik – adik. Jaga motivasi belajar, jaga semangat belajar, karena dengan motivasi dan semangat yang tinggi, adik-adik bisa menyelesaikan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Saya berharap, jangan sia-siakan waktu yang ada, karena negara sudah menyediakan fasilitas pendidikan bagi masa depan adik-adik,” imbau Joni Eko.


Dansatgas Yonif Raider 408/Suhbrastha, Mayor Inf. Joni Eko Prasetyo S.I.P

Usai melakukan lomba lari 5 Km. para pelajar bersama seluruh undangan melakukan pembentangan Bendera Merah Putih Raksasa sepanjang 90 meter di Tepi pantai Motaain. (pkpsetdabelu)

1350 peserta Fun Run For Your Future membentang bendera merah putih sepanjang 90 meter di pesisir Pantai Motaain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *