39 JEMAAH HAJI KABUPATEN BELU TERBANG KE MEKKAH, WABUP INGATKAN UNTUK JAGA NAMA BAIK DAN TAAT ATURAN

Pendidikan & Sosbud Religi

ATAMBUA, Wakil Bupati Belu, Drs. J. T. Ose Luan resmi melepas keberangkatan calon jemaah haji asal Belu 2019 untuk ibadah haji di Mekkah. Pelepasan jemaah haji itu berlangsung di Aula Lantai 1 Kantor Bupati Belu, Desa Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Provinsi NTT. Senin (25/7/2019).

39 jamaah Haji dari kloter 65 itu diberangkatkan dari Bandara A. A. Bere Tallo Atambua menuju asrama Haji Sukalilo Surabaya dan bertolak ke Mekkah Arab Saudi pada 29 Juli 2019. Jemaah asal Nusa Tenggara Timur masuk dalam kloter 65 dan emberkasi 66 Surabaya. Rombongan akan tiba kembali ke Atambua pada, Rabu, 11 September 2019. Jemaah asal Kabupaten Belu yang pergi menunaikan ibadah Haji terdiri dari 19 Laki- laki dan 20 Perempuan.

Wabup Ose mengucapkan, selamat kepada para calon jemaah haji. Agar dalam menjalankan ibadah di tanah suci, semoga menjadi haji yang mabrur. Ia juga berpesan agar calon jemaah haji tetap memahami, menghayati dan meyakini dalam hati nurani terhadap dua kalimat syahadat yaitu Syahadat Tauhid dan Syahadat Rasul sebagai pilar pertama dari rukun islam.

“Pasrahkan diri anda yang adalah jiwa ragamu untuk ibadah haji, karena semata-mata perintah Allah dan tidak tercampur dengan hal-hal lain,” katanya.

Sambung Wabup, para jamaah calon haji harus mengamalkan tata cara manasik haji sesuai buku panduan yang sudah ada ditangan para calon haji.

“Ikuti bimbingan para pembimbing, baik ditanah air maupun di arab Saudi,  baik oleh pemerintah maupun badan swasta, agar ibadah yang merupakan rukun terakhir dari lima rukun islam, menjadi harapan untuk menjadi haji mabrur dapat terwujud,” tutur Wabup.

Wabup juga meminta agar tetap menjaga keutuhan rombongan dan kloter anda sekalian, karena dalam segala aktivitas yang cukup melelahkan, pasti menimbulkan amarah dan lainnya.

“Jika terjadi hal demikian, maka cepatlah menyadari diri,  bahwa saya sedang beribadah. Dengan kata lain, sabar menghadapi cobaan tersebut. Saya percaya bahwa para calon haji telah teruji kesabarannya dalam melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh,” ungkapnya.

Wabup mengingatkan, agar menjaga nama baik diri, keluarga, daerah, bangsa dan negara. Jangan membuat hal- hal yang dilarang agama, maupun yang dilarang Pemerintah Arab Saudi.

“Jangan lupa memohon doa kepada Allah Subhanahu Wata’ala untuk diri, keluarga yang di tinggalkan, tetangga, sahabat, handai taulan dan terlebih kepada Pemerintah Kabupaten Belu. Untuk Jemaah haji yang berusia 85 tahun, tentunya memiliki kerinduan yang sudah bertahun – tahun untuk berada disini sebagai jemaah calon haji, untuk kemudian menunaikan ibadah haji dan hari ini menjadi kenyataan. Begitupun untuk Jemaah yang termuda berusia 30 tahun yang hari ini ikut berangkat. Ini luar biasa dan selamat bagi seluruh rombongan dari Kabupaten Belu,” pungkas Wabup Ose Luan. (Pkpsetdabelu/Reynaldo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *