ABOTC II Libatkan 550 Atlet Taekwondo Indonesia – Timor Leste

Olahraga Pariwisata

ATAMBUA, Atambua Border Open Turnamen Championship (ABOTC) II tahun 2019 ini yang merupakan kompetisi Kyorugi antar Dojang se NTT dan Timor Leste diikuti 550 atlet dari Indonesia dan negara tetangga Republik Demokratik Timor Leste. Hal ini disampaikan Ketua Panitia ABOTC II I Ketut Setiasa dalam laporan panitia pada upacara pembukaan di GOR L.A. Bone, Rabu, (18/12).

“Peserta ABOTC II 2019 ini diikuti oleh Dojang-Dojang dibawah Pengkab TI se NTT yakni Pengkab TI Belu 5 Dojang 161 atlet, Pengkab TI Malaka 1 Dojang 58 atlet, Pengkab TI TTU 1 Dojang 103 atlet, Pengkat TI TTS 1 Dojang 26 atlet, Pengkab TI Kabupaten Kupang 1 Dojang 23 atlet, Pengkab TI Kota Kupang 5 Dojang 57 atlet, Pengkab TI Sumba Barat 1 Dojang 10 atlet dan 112 atlet dari Dojang dibawah Federasi Taekwondo Timor Leste sebanyak 7 Dojang. Total atlet yang bertanding dalam ABOTC II 2019 adalah 550 atlet,” terang Ketut Setiasa.

Menurut Ketut Setiasa, tujuan dari pelaksanaan ABOTC II 2019 adalah untuk menjaring atlet Taekwondo Indonesia yang berprestasi dan dalam rangka menjalin hubungan persahabatan dengan Kabupaten/Kota dan negara tetangga Republik Demokratik Timor Leste.

“Tujuan lain yang mau dicapai adalah Membangun kesadaran bagi anak-anak kita tentang pentingnya berolahraga dengan baik untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh; Membangun kesadaran untuk pengembangan bakat dan prestasi melalui cabang olahraga Taekwondo dengan dibekali mental dan karakter yang humanis; Untuk dapat menumbuhkan kader, mengembangkan prestasi dan mempromosikan olahraga Taekwondo; Kejuaraan ini sebagai tolak ukur kemampuan, juga menjadi sarana evaluasi sekaligus motivasi untuk meraih prestasi di masa mendatang; Open Taekwondo ini juga sebagai ajang untuk mencari bibit atlet-atlet nasional,” ujarnya.

Untuk diketahui, ABOTC II 2019 adalah merupakan program kerja Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia (Pengkab TI) Kabupaten Belu dan keberlanjutan dari ABOTC I 2018.

ABOTC II 2019 ini akan dilaksanakan sampai 20 Desember 2019 dengan memperebutkan Trophy dan uang pembinaan sebesar Rp.33.000.000,-

Hadir dalam pembukaan ABOTC II Kajari Belu, Ketua Federasi Taekwondo Timor Leste, Ketua Harian Pemprov Taekwondo Indonesia Provinsi NTT, Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia Belu, KONI Belu, Pimpinan OPD, Perwakilan CU Kasih Sejahtera Atambua, serta para wasit. (pkpsetdabelu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *