BERKUNJUNG KE PLBN MOTA’AIN, MAHFUD MD : PEMPUS FOKUS KEMBANGKAN EKONOMI PERBATASAN

Ekonomi Pembangunan Pemerintahan & Hukum

TASIFETO TIMUR – Pemerintah Indonesia memberikan perhatian khusus pada wilayah perbatasan negara sebagai miniatur negara dan pusat pengembangan kawasan perekonomian dan pemberdayaan masyarakat, hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Moh. Mahfud MD bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian usai melakukan rapat terbatas di Lantai III PLBN Mota’ain, Kamis (18/6).

Mahfud menyampaikan inti pembahasan yang dilakukan saat itu adalah penekanan soal sinergitas antar kementerian dan lembaga termasuk pemerintah daerah.

“Penekanannya pada koordinasi bahwa kementerian dan lembaga supaya sinergis. Pembangunan harus terpadu sehingga terlihat Motaain ini satu kawasan pos lintas batas terpadu, jangan sendiri-sendiri”, terang Mahfud.

Lanjutnya, dalam mewujudkan pengembangan kawasan ekonomi perlu adanya sinergitas antar kementerian/lembaga sesuai dengan tupoksi serta visi dan misi yang tertuang dalam APBN.

“Kami tidak mampu bekerja sendiri sehingga semua pihak saling terlibat aktif sesuai tupoksinya dalam pengembangan dan penataan kawasan perekonomian di perbatasan negara demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Mahfud menyampaikan bahwa salah satu kebijakan Presiden Jokowi adalah membangun Indonesia dari daerah pinggiran atau daerah perbatasan. Untuk itu, semua kementerian dan lembaga-lembaga bersinergis untuk membangun wilayah perbatasan secara terpadu.

“Kementerian dan lembaga memiliki program untuk mendukung percepatan perekononian kawasan perbatasan sehingga daerah perbatasan menjadi suatu miniatur pemerintah dan wilayah negara Repubulik Indonesia,” tandas mantan ketua MK tersebut.

Mahfud juga menyampaikan bahwa setiap kementerian dan lembaga-lembaga memiliki program untuk membangun wilayah perbatasan, sehingga rencana pembangunan dapat dilakukan secara bertahap.

“Pembangunan dilakukan secara bertahap. Tiap tahun, APBN dialokasikan. Targetnya per tahun sehingga pada akhirnya negara kita ini di wilayah perbatasan menjadi makmur,” terangnya.

Mengakhiri pembicaraannya Mahfud menyampaikan bahwa pembangunan ekonomi kawasan perbatasan selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga menjaga kedaulatan negara dan keutuhan teritori. Dukungan pembangunan ekonomi kawasan perbatasan dilakukan melalui pembangunan sarana dan prasarana penunjang di kawasan perbatasan untuk semua bidang.

Usai memberikan keterangan Pers, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Moh. Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian bersama rombongan didampingi Wakil Gubernur NTT Yosef Nae Soi, Bupati Belu, Willybrodus Lay meninjau lokasi PLBN Mota’ain dan melakukan foto bersama di pintu masuk perbatasan RI – RDTL. (Prokompimbelu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *