BUPATI BELU APRESIASI TRANSPARANSI PEMBAGIAN BLT DANA DESA MANDEU

Covid-19 Ekonomi Pembangunan Kesehatan

RAIMANUK – Dalam upaya penanganan dampak ekonomi yang dialami masyarakat akibat pandemik covid-19, Pemerintah Kabupaten Belu menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa kepada 207 Kepala Keluarga di Desa Mandeu yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH kepada perwakilan Keluarga penerima manfaat di Kantor Desa Mandeu Kecamatan Raimanuk, Selasa (2/6).

Dalam sambutannya, Bupati Belu menyampaikan apresiasi atas transparansi pembagian BLT yang dilaksanakan di Desa Mandeu.
“Terimakasih Kepala Desa dan Camat karena telah menempelkan nama – nama Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di papan informasi Desa,” ucap Willy Lay.

Lanjutnya, sejumlah nama KPM yang ditempelkan di papan informasi Desa dapat dicek oleh masyarakat guna mengawasi jalannya penyaluran BLT.
“Nama – nama penerima manfaat sudah ditempelkan di papan informasi, jadi masyarakat bisa cek nama dan bantu pemerintah mengawasi BLT ini, jika ada pendobelan nama atau kekeliruan bisa dilaporkan untuk diperbaiki,” tandas Willy Lay.

Bupati Belu juga menyampaikan bahwa terdapat Jaring Pengaman Sosial (JPS) dan perluasan ekonomi untuk mengcover apabila BLT Dana Desa tidak cukup untuk menyentuh seluruh masyarakat yang terdampak.
” Jika ada yang namanya tidak terdaftar silahkan melapor karena apabila BLT Dana Desa tidak cukup untuk menjangkau seluruh KPM, Pemda telah menyiapkan sejumlah dana lewat JPS dan perluasan ekonomi untuk mengcover itu,” Jelasnya.

Willy Lay juga menyampaikan terkait himbauan kepada masyarakat untuk tetap berada dirumah, masyarakat boleh berkebun untuk memenuhi ketersediaan pangan.
” Dalam situasi saat ini, masyarakat dihimbau untuk tetap berada dirumah, namun ini bukan berarti kita berdiam diri dirumah saja akan tetapi boleh melakukan aktivitas dengan tetap mematuhi protokol kesehatan terutama ditempat – tempat umum, dan masyarakat harus tetap berkebun untuk memenuhi ketersediaan pangan dirumahnya,” tukasnya.

Menutup sambutannya, Bupati Belu berharap bantuan yang diberikan bermanfaat bagi masyarakat dan dapat dimanfaatkan secara baik untuk pemenuhan kebutuhan sehari – hari.
” Orang tua yang ingin pergi ke pasar ataupun beli sirih minta tolong kepada cucu untuk pergi, karena penyebaran covid lebih banyak ditempat umum dan orang tua sangat rentan terpapar,” imbuh Willy Lay.

Sebelumnya, dalam kesempatan yang sama Kepala Desa Mandeu, Heribertus Luan melaporkan bahwa terdapat 207 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima bantuan sosial yang bersumber dari BLT Desa Mandeu, sedangkan KK lainnya sudah menerima jenis bantuan sosial lain dengan total keseluruhan penerima bantuan sosial sebanyak 663 Kepala Keluarga.

Heribertus juga menyampaikan terdapat 11 Kepala Keluarga yang saat ini belum terakomodir bantuan sosial karena terkendala dokumen administrasi kependudukan dan hal teknis lainnya, untuk itu pihaknya akan berkoordinasi dengan BPD, BP4D, Dinas PMD, dan Dinas Sosial untuk mencari solusi terkait hal tersebut.

Heribertus Luan juga mengingatkan kepada KPM untuk melakukan transaksi jual beli di Desanya, sehingga peredaran uang tetap berada di Desa Mandeu.

Turut Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala BPBD, Balthasar Bouk, Kepala Dinas PMD, Januaria Nona Alo, Kasat Pol PP, Aloysius Fahik, Camat Raimanuk Tarsisius Edi, Sekertaris Dinas Sosial, Anselmus Lopez, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Cristoforus M. Loe Mau. (Prokompimbelu/RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *