BUPATI LAY : PUSKESMAS SEBAGAI PENJAGA GAWANG KESEHATAN MASYARAKAT

Ekonomi Pembangunan Kesehatan Pendidikan & Sosbud

ATAMBUA, Sebagai penjaga gawang kesehatan ditengah-tengah masyarakat, Puskesmas  menjadi pilar penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Dengan demikian Puskesmas tidak hanya menunggu pasien datang berobat, tetapi turun langsung melakukan tindakan preventif, mengedukasi masyarakat tentang gaya hidup sehat. Hal itu dikemukakan Bupati Belu Willybrodus Lay, SH saat membuka kegiatan Jambore Kader PKK dan Kader Pos Yandu Tingkat Kabupaten Belu Tahun 2019 di Aula Gedung Betelalenok Atambua, Kamis (29/8/2019),
Bupati Belu mengatakan, Pemerintah menyampaikan terima kasih kepada seluruh Kader PKK dan Kader Posyandu di Kabupaten Belu atas dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat Belu.“Saya dan Wakil Bupati Belu menyampaikan terima kasih banyak untuk dedikasi dan pengabdian kalian yang luar biasa, tanggungjawab kalian yang begitu besar. Tidak ada penghargaan yang berarti, namun Tuhan memperhatikan dan melihat kebaikan kalian ini,” katanya. 

Puskesmas sebagai penjaga gawang kesehatan masyarakat di kecamatan dan di desa, Bupati Lay  mengharapkan kepada kader pos yandu, bidan desa, camat dan desa untuk membuat sejarah dengan mencetak angka 0 (nol) pada kasus kematian ibu dan anak.“Ini butuh perjuangan, butuh tenaga ekstra, butuh ketulusan. Saya selalu katakan ini berulang kali. Saya merasakan hidup tanpa mama dan itu berat. Saya mau selalu ada komunikasi antara ibu hamil dengan petugas terkait, sehingga ada kelainan atau segala sesuatu yang dirasakan. Kita perlu bekerja bersama – sama, saling komunikasi untuk cepat ditangani,” ungkapnya.

Sebagai kader, kita harus terus sosialisasi  pentingnya peran puskesmas dalam menangani masalah kesehatan masyarakat. Sehingga masyarakat mendapat pengetahuan yang utuh dan tidak takut berobat ke puskemas.“Saya tidak mau dengar, ada yang meninggal dalam perjalanan, apalagi meninggal di mikrolet bukan di mobil puskesmas. Oleh karena itu, setiap orang di puskesmas harus minimal tahu mengoperasikan mobil dan kunci mobil selalu simpan di puskesmas, dan bagi siapa saja yang membutuhkan silahkan dikasih untuk tanggap darurat,” pinta Bupati Willy. (Pkpsetdabelu/Reynaldo Klau).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *