CAMAT ATAMBUA BARAT GELAR SEMINAR PROPER PIM III

Pemerintahan & Hukum

ATAMBUA BARAT, Camat Atambua Barat, Delviana R. Beni, SH menggelar Seminar Proyek Perubahan (Proper) Diklat Pim III Angkatan XIII Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2019 di Aula Kantor Camat Atambua Barat, Kabupaten Belu. Kamis (20/6/2019).  Devi Benu selaku Project Leader pada Diklat Pim III, mengangkat tentang Optimalisasi Kinerja Koordinasi Pelayanan Administrasi Kependudukan pada Kecamatan Atambua Barat.

Dalam paparannya Delvi Beni menyampaikan bahwa proper yang ia garap bertujuan untuk untuk mendekatkan pelayanan Pemerintah kepada masyarakat.

“Kita semua tahu bahwa kesadaran masyarakat untuk memiliki dokumen kependudukan di Kecamatan Atambua Barat ini masih sangat rendah. Hal itu dapat kita lihat dari pengurusan dokumen seperti e-KTP, kartu keluarga dan akta kelahiran. Setelah mengikuti Diklat Pim ini, saya menemukan satu inovasi untuk merubah sistem pelayanan dengan memulai dari pemerintahan yang paling terkecil yakni RT.  RT sebagai ujung tombak pemerintahan yang terkecil di kecamatan, saya berharap agar dapat berperan aktif membantu masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan ini,” ungkapnya.

Selain melakukan lounching, Camat Delvi mengaku sudah mempraktekkan proses pelayanan dokumen kependudukan di Kelurahan Umanen. Masyarakat akan menerima langsung dokumen kependudukan dari masing-masing Ketua RT.

“Yang mau kita rubah adalah sistem pelayanannya, yang mana masyarakat tidak perlu lagi datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Pihak kecamatan yang langsung mengurusnya. Para  Ketua RT dapat mengambil di Kantor Kelurahan dan langsung memberikan kepada warga yang bersangkutan. Peran RT disini sangat penting, karena mereka lebih tahu masyarakat yang tinggal diwilayahnya,” tutur Devi.

Ia berharap, masyarakat Kecamatan Atambua Barat ke depan, semua sudah tertib administrasi kependudukan.

“Kita akan data semua warga yang belum memiliki dokumen kepedudukan. Disini, kita juga menyediakan SMS Center yang berkaitan dengan proses kepengurusan administrasi kependudukan. Masyarakat dapat menanyakan langsung melalui sms, tentang segala persyaratan untuk mengurus semua dokumen kependudukan,” katanya.

Sementara Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Belu, Maria Goreti Kiik, SH selaku Mentor mengaku bahwa kehadiran dirinya adalah sebagai pendamping Camat Atambua Barat dalam mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III Angkatan XIII Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2019

“Seminar pertama sudah dilakukan pada bulan lalu di Kupang. Hari ini kegiatan dalam rangka melaksanakan seminar terakhir dan pada tanggal 17 Juli nanti, seminar proper ini akan dilaksanakan di tingkat Provinsi,” ungkap Maria Goreti.

Ia menambah, selain hadir sebagai pendamping, seorang mentor harus menyetujui rancangan proper yang disusun.

“Lounching hari ini adalah untuk memperkenalkan proper yang disusun kepada publik.  Kita semua diminta untuk memberi tanggapan dan masukan untuk penyempurnaan. Disana akan dinilai oleh para pembimbing dan penguji,” ujarnya.

Wakil Bupati Belu Drs. J. T. Ose Luan pada kesempatan itu menyebutkan, sebagai atasan ia berkewajiban untuk memotivasi para bawahan sehingga sukses menyelesaikan diklat yang diikuti.

“Kehadiran saya sebagai bentuk suport dan motivasi kepada bawahan yang mengikuti Pim III,” katanya.

Menyinggung proper yang dipaparkan Camat Atambua Barat, Wabup Ose Luan meminta kepada camat sebagai kepala wilayah di kecamatan, agar dapat melaksanakan tugas pembinaan penyelenggaraan pemerintahan dengan memperlancar proses pengurusan dokumen adminisitrasi kependudukan bagi masyarakat diwilayah yang bersangkutan.

“Identitas masyarakat itu penting, sehingga camat wajib melayani masyarakat. Kepentingan seorang camat adalah melayani dan mengabdi, bukan kekuasaan,” tandas Wabup. (Pkpsetdabelu/Trebor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *