DI ERA KEPEMPINAN INI, PEMERINTAH KABUPATEN BELU BANYAK MERAIH PENGHARGAAN

Pemerintahan & Hukum

ATAMBUA, Pemerintah Kabupaten Belu mendapatkan banyak penghargaan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi.  Penghargaan tersebut diperoleh atas peran dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Belu.  Pada perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-74 di Lapangan Umum Atambua, Sabtu (17/8/2019), Bupati Belu Willybrodus Lay, SH menyampaikan sejumlah pencapaian kinerja Pemerintah Daerah sebagai hasil dari pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Belu.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Belu tahun 2017 sebesar 5,73 persen, mengalami peningkatan di tahun 2018 menjadi 5,81 persen, sedangkan secara nasional masih berkisar di angka 5,07 persen. Pendapatan perkapita mengalami peningkatan dari Rp. 16.433.000 di tahun 2017, menjadi  Rp. 17.340.000 di tahun 2018. Inflasi daerah tahun 2018 masih diatas Nasional yang berada pada kisaran 3,61 persen. Hal ini disebabkan karena salah satu sarana dasar yaitu air bersih, yang mana pada musim kemarau terjadi kelangkaan air  dan  meningkatnya harga air bersih,”  ujarnya.

Prestasi membanggakan di torehkan Pemerintah Kabupaten Belu lewat kinerja birokrasi yang telah dicapai pada tahun ini  antara lain, meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk pertama kalinya.  (Pencapaian ini diperoleh, karena Pemerintah Kabupaten Belu telah memenuhi Kesesuaian dengan Standar Akuntasi Pemerintah (SAP), Kecukupan Pengungkapan, Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan dan Efektifitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, red)

Selain itu,  Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sudah berada dilevel 3. (Capaian  spesial level 3 ini memberi gambaran bahwa kemampuan APIP di lingkungan Inspektorat Kabupaten Belu Belu telah sanggup melakukan penilaian tentang efisiensi, efektivitas dan ekonomis terhadap suatu kegiatan. Begitupun kemampuan memberikan konsultasi pada tata kelola manajemen risiko dan pengendalian internal, red)

Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) memberi skor nilai 60, dan Pemerintah Kabupaten Belu berhasil menduduki peringkat pertama dan terbaik di Provinsi NTT. (Penilaian KPK RI berkaitan dengan koordinasi, supervisi, penyelidikan, penyidikan dan penuntutan, pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi serta monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara, red)

Ombudsman NTT, memberi penilaian bahwa, Pemerintah Kabupaten Belu memiliki Pelayanan Publik dan Perijinan Terbaik di Provinsi NTT.  (Penilaian Ombudsman NTT, berkaitan dengan perannya sebagai lembaga pengawas eksternal pelayanan publik baik yang dilakukan pemerintah, BUMN, BUMD, BHMN serta badan swasta atau perorangan  yang diberi tugas menyelenggarakan pelayanan publiki tertentu, yang seluruhnya atau sebagian dananya berasal dari APBN atau APBD,red).

Dibidang  sumber daya manusia, Pemerintah Kabupaten Belu memberi dukungan melalui pengangkatan tenaga honorer guru komite, seleksi calon PNS dan seleksi P3K; Pemerintah juga bekerja sama dengan sejumlah Perguruan Tinggi ternama melalui jalur khusus beasiswa; bekerja sama dengan BBP dan BLK di Indonesia dengan memberi pelatihan berbasis kompetensi dalam meningkatkan kemampuan para tenaga kerja di Kabupaten Belu melalui, secara bertahap mengirimkan mahasiswa pasca sarjana dan program doktoral dalam bidang teknis maupun non teknis di berbagai universitas yang ada di Indonesia.

Untuk menurunkan stunting, pemerintah melaksanakan program dan kegiatan yang mengarah pada peningkatan kesehatan ibu dan anak melalui pemberian asupan gizi keluarga yang memadai, pencegahan penyakit menular dan tidak menular, Promotiv dan prenventif Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), serta penuranan angka kematian ibu dan anak.

Untuk mencukupi air bersih perkotaan, pemerintah saat ini sedang membangun jaringan air bersih yang diambil dari jaringan sumber mata air Molas Oan dan We Oe, mengingat pada musim kemarau, debit air dari sumber mata air yang ada semakin menurun dan tidak mencukupi kebutuhan, sehingga diperlukan tambahan suplay air bersih. Untuk itu saat ini, masih dalam tahap perencanaan pembangunan Bendungan Welikis (daya tampung kurang lebih 40 juta kubik) di Desa Derokfaturene dan Lo’okeu.

Dalam urusan pertanian dan peternakan, Pemerintah berupaya  memperluas lahan pertanian dengan pembukaan lahan kering secara gratis bagi masyarakat dan pembajakan lahan basah (sawah) secara gratis dan kepada para peternak Pemerintah menghimbau agar membasmi tumbuhan semak belukar terutama bunga putih, kacang hutan, damar merah yang tumbuh subur di padang penggembalaan. Para peternak juga dihimbau untuk menyediakan hijauan makanan ternak setiap tahun terutama lamtoro dan turi.

Terkait urusan infrastruktur, Pemerintah telah membangun jalan hotmix dari Wedomu  ke Maudemu, Labur menuju kantor desa dan beberapa ruas jalan di pedesaan. Pada tahun 2019 ini, jalan dalam kota akan ada perbaikan. Dibidang perumahan, Pemerintah terus membangun kawasan perumahan layak huni kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan stimulan rumah tidak layak huni menjadi   layak huni.

Dalam bidang kebudayaan, Pemerintah terus berupaya memperkenalkan budaya Belu di atas pentas nasional bahkan internasional diantaranya ; a) Menjadikan tari likurai, tebe, antama, lagu daerah, rumah adat dan kerajinan Belu sebagai unggulan kebudayaan kita; b) Festival Fulan Fehan menjadi 100 top iven nasional; c) Penari Belu akan berkeliling dunia membawakan tarian likurai di tahun 2020,  melalui kerja sama dengan Eko Supryanto, untuk pementasan di beberapa teater di Eropa, Australia dan Jepang.

Dibidang lingkungan hidup, Pemerintah menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga dan melestarikan lingkungan dengan menanam pohon pada sumber-sumber mata air yang ada. Dan yang paling darurat saat ini adalah masalah sampah plastik, sehingga dibutuhkan kesadaran mulai dari lingkungan sekolah, pasar hingga tempat-tempat umum lainnya, agar  menyediakan kotak sampah sebagai wadah untuk menampung sampah, sehingga icon Kabupaten Belu sebagai kabupaten yang bersih dan asri dapat terwujud.

Bupati Belu mengetengahkan, Pemerintah menyadari masih banyak upaya dan kerja keras yang harus dilakukan, sehingga dukungan dan partisipasi masyarakat Kabupaten Belu  terhadap program-program pemerintah sangat diharapkan dalam pelaksanaan pembangunan di daerah ini.

“Kami juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Belu atas kemitraan dan kerja sama yang sudah dibangun selama ini. Kemitraan yang baik ini perlu kita pupuki, demi percepatan pembangunan di Kabupaten Belu.  Bagi unsur Forkopimda, Pemerintah menyampaikan terima kasih atas kerjasama selama ini, terutama dalam menciptakan situasi belu yang selalu aman dan kondusif. Pemerintah juga berterima kasih kepada pihak Keuskupan Atambua, yang dalam Perpas se-Nusra yang dilaksanakan di Atambua berhasil memutuskan keputusan penting terkait buruh migran. Kami himbau kepada masyarakat yang hendak menjadi migran perantau, agar selalu melalui jalur resmi dan Pemerintah akan membantu melayani setiap perijinan di Kantor Pelayanan Publik di Atambua, ditempat ini (Plaza, red) semua ijin sudah tersedia,” ujar Bupati Willy.

Sambung Bupati Lay, terima kasih juga Pemerintah sampaikan kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik, tokoh pemuda, dan ormas yang telah mendukung Pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan selama ini.

“Doa dan dukungan serta kritikan yang sepahit apapun, sangat kami dambakan untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Belu yang kita cintai bersama. Untuk seluruh masyarakat di Kabupaten Belu dimanapun berada, kami mengajak “Mai Ita Ka’en Kelun, Sera K’bas Ba Malu Hodi Hader Rai Belu”. Dirgahayu RI ke 74. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melimpahkan rahmat, cinta kasih dan karuniaNya kepada kita semua, untuk terus membangun bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya Kabupaten Belu menuju daerah perbatasan yang lebih Berkualitas, Maju, Mandiri, Sejahtera, Berbudaya dan Demokratis. Mari kita jadikan Kabupaten Belu sebagai kabupaten perbatasan yang maju tanpa batas,” pungkasnya. (Pkpsetdabelu/Iryanto/Reynaldo/Michello/Trebor).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *