GELAR RAT KORPRI TAHUN BUKU 2018, OSE LUAN : SAYA TIDAK INGIN BERTEORI

Ekonomi Pembangunan

ATAMBUA, Sebagai agenda tahunan yang wajib dilakukan, pihak Pemerintah Kabupaten Belu menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Serba Usaha (KSU) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tahun Buku 2018, di Aula Hotel Klaben Atambua, Jumat (15/3/2019).

Pada kegiatan ini, Wakil Bupati Belu Drs. J.T Ose Luan selaku Ketua memimpin RAT yang dihadiri Kadis Koperasi, UK dan M Kabupaten Belu, Drs. Hasan Mukin, para pimpinan OPD dan seluruh Anggota Korpri Kabupaten Belu.

“Saya tidak ingin berteori lagi, karena koperasi itu menjadi penting bagi orang-orang yang ingin berpikir bersama untuk kepentingan bersama,” kata Wabup Ose Luan.

Jelas Wabup bahwa, RAT sebagai agenda wajib dan forum tertinggi dari badan usaha Koperasi, didalamnya akan dibahas pertanggungjawaban pengurus koperasi selama satu tahun kepada anggota koperasi yang bersangkutan.

“Dalam RAT Koperasi, sudah pasti dibicarakan tentang kepentingan dan kesejahteraan para anggota,” tandasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Belu, Drs. Hasan Mukin menjelaskan, RAT merupakan perintah Undang-Undang Perkoperasian sekaligus amanat dari AD/ART KSU KORPRI Kabupaten Belu.

“Jika Koperasi tidak melaksanakan RAT, maka akan timbul pertanyaan dan hanya ada dua kemungkinan yakni ketidakberesan pengurus dalam memanage koperasi atau ketidakmampuan para anggota untuk memenuhi kewajiban,” jelasnya.

Disampaikan pula, tujuan kehadiran para anggota koperasi adalah untuk mendengarkan laporan pertanggungjawaban pengurus selama 1 periode tahun berjalan. Apakah koperasi kita ini berkembang lebih maju ataukah sekedar jalan-jalan ditempat.

“Forum inilah yang akan mengevaluasi terhadap kinerja kepengurusan selama 1 tahun berjalan,” tukasnya.

Kadis Koperasi UK & M, Drs. Hasan Mukin memberikan sambutan saat membuka RAT KSU Korpri TB 2018 di Hotel Klaben Atambua, Jumat (15/3/2019)

Kadis Mukin menambah, dari laporan yang ada, koperasi tersebut mengalami perkembangan. Hal ini berarti tingkat partisipasi dari seluruh anggota sangat baik yakni rajin simpan, rajin pinjam sekaligus rajin angsur.

“Jangan hanya mau pinjam saja, tetapi tidak mau bayar. Kalau hanya mau pinjam saja dan tidak mau bayar, maka jangan harap kita bisa hadir seperti ini. Mari kita gelorakan semangat untuk rajin simpan, rajin pinjam dan rajin angsur, agar koperasi ini bisa berkembang secara baik,” ujarnya. Untuk diketahui KSU Korpri didirikan pada tanggal 11 Februari 2010 dengan rincian anggota per Desember 2017 sebanyak 1.149, Anggota Baru 80 orang, Anggota Pensiun 11 orang dan Anggota per Desember 2018 sebanyak 1.218 orang. (pkpsetdabelu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *