IDI BELU GELAR SEMINAR KESEHATAN DAN WORKSHOP BASIC LIFE SUPPORT

Kesehatan

ATAMBUA, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Belu menggelar Seminar Kesehatan dan Workshop Basic Life Support. Kegiatan seminar yang mengusung tema “3rd Atambua Clinical Update” berlangsung di Ball Room Hotel King Star Atambua, Sabtu (24/8/2019). Kegiatan seminar diikuti 200 orang peserta yang terdiri dari perawat dan dokter.

Wakil Bupati Belu Drs. J. T Ose Luan mengatakan pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang harus dilaksanakan secara berkesinambungan dan terus menerus.

“Keberhasilan pembangunan kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh banyak aspek. Keberadaan perawat dan dokter dengan kualitas baik menjadi salah satu unsur tercapainya pembangunan kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Wabup menjelaskan, beberapa kasus penyakit memerlukan kecepatan dan ketepatan dalam penanganannya, sehingga dapat mencegah terjadinya kematian. Ketrampilan tenaga medis dalam penanganan tersebut merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan penanganan secara optimal.

“Seminar ini sangat penting bagi petugas kesehatan, untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan. Terima kasih kepada para dokter spesialis dan PPNI yang sudah bersedia menjadi narasumber dalam acara ini. Semoga apa yang akan kita dapatkan hari ini dapat bermanfaat bagi diri dan masyarakat,” tandasnya.

Ketua Panitia Seminar Kesehatan dan Workshop Basic Life Support., dr. Adrianus Gupta Wijaya mengatakan,  perkembangan ilmu pengetahuan  bidang medis saat ini berlangsung terus dan selalu diperbaharui dari tahun ke tahun. Pola penanganan terhadap penyakit yang dilakukan secara cepat dan tepat akan mempengaruhi keberhasilan dari penyembuhan penyakit tersebut. “Hal ini menjadi tantangan bagi kita semua disini untuk memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia, khususnya di daerah perbatasan. Kabupaten Belu yang masih minim sarana dan prasarana dituntut tetap memberikan pelayanan yang terbaik dalam penanganan kasus-kasus medis. Kesadaran akan pentingnya untuk memperbaharui ilmu dan ketrampilan kita sebagai tenaga medis, maka kami dari IDI Cabang Belu melaksanakan kegiatan ini dalam bentuk Seminar Kesehatan dan Workshop Basic Life Support,” terangnya

Disampaikan bahwa, pelaksanaan seminar tersebut bertujuan untuk meningkatkan peran serta IDI Belu dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang paripurna.

“Selain itu untuk memberikan gambaran tentang pentingnya memperbaharui ilmu dan ketrampilan medis secara komprehensif dan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan baik medis maupun  paramedis sekaligus sebagai sarana silahturahmi antar profesi tenaga kesehatan di Kabupaten Belu,” katanya.

Pembicara dalam seminar yakni, Pius AL Berek, S.Kep, Ners, M.Kep, Sp.MB (Spesialis Keperawatan Medikal Bedah); dr. Madeline J. Langgar, SpOG; dr. Januario E. Bria, M.Kes, Sp.B; dr. Yosef Samon Sugi, M.Biomed,Sp.PD; dan dr. Yohanes Paulus T. Leton, M. Biomed, Sp.An (Anestesiologi dan Reanimasi).

Ikut  hadir dalam kegiatan seminar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu; Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Belu; Direktur RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD; Kepala BPJS Cabang Belu; Ketua PPNI Cabang Belu dan peserta seminar. (Pkpsetdabelu/Iryanto/Trebor).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *