KABUPATEN BELU KEMBALI DIGANJAR PENGHARGAAN OLEH PEMPUS

Covid-19 Ekonomi Pembangunan Pemerintahan & Hukum Pendidikan & Sosbud

ATAMBUA – Pemerintah Kabupaten Belu kembali diganjar penghargaan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia setelah keluar sebagai juara II Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman COVID-19 Sektor Pasar Modern Covid-19 Klaster Kabupaten Tertinggal tahun 2020. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Belu, Drs. J. T. Ose Luan diruang kerjanya, Selasa (23/6).

Penganugerahan ini diikuti Wabup Belu Melalui Video Conference yang diawali dengan sambutan Wakil Presiden Republik Indonesia, K. H. Ma’ruf Amin sebagai pembuka.

Drs. J.T. Ose Luan saat ditemui diruang kerjanya menyampaikan bahwa prestasi yang didapat berasal dari sektor pasar modern yakni mall maupun minimarket.

“Kita keluar sebagai juara 2 untuk sektor pasar modern. Yang kita kirimkan untuk mengikuti lomba pasar modern yaitu Jabalmart Atambua dan pasar tradisonal yaitu Pasar Baru Atambua,” terang Ose Luan.

Lanjutnya, Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman COVID-19 tahun 2020 yang digagas Kemendagri diikuti seluruh Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Indonesia.

“Lomba ini untuk seluruh Kabupaten, Kota, dan Provinsi di Indonesia. Bersyukur Kabupaten Belu keluar sebagai juara 2 diantara sekian banyak yang ikut,” ungkapnya.

Mantan Sekda Belu itu juga menyampaikan bahwa Kabupaten/Kota yang tidak ikut berpartisipasi diumumkan dalam tayangan Vidcon.

“Nama – nama kabupaten kota yang tidak ikut berpartisipasi dipaparkan saat Vidcon, dan Prov. NTT termasuk banyak. Kemungkinan ada penilaian – penilaian ditingkat pusat. Sebelum pengumuman hasil juara, disampaikan bahwa bagi Provinsi dan Kabupaten/Kota yang tidak mengikuti lomba akan diumumkan dan ditayangkan, mungkin ini merupakan sanksi, karena kita tidak mengikuti perlombaan yang diharapkan Pemerintah Pusat melalui Kemendagri sebagai respon atas upaya untuk bagaimana protokol kesehatan itu dilaksanakan,” tandas Ose Luan.

Atas raihan prestasi sebagai runner up (juara 2), Pemda Belu diganjar Dana Insentif Daerah (DID) senilai Rp 2 miliar.

“Terimakasih kepada Dinas Kominfo, melalui kepala bidang dan lain –lain yang sudah bekerja keras dalam limit waktu akhir – akhir mengirim 2 video singkat dan akhirnya kita dapat juara 2 dan mendapatkan insentif 2 milyar dari Pemerintah Pusat. Saya kira ini hal yang dilihat kecil tetapi akhirnya mendatangkan hasil yang cukup besar, untuk satu kabupaten dapat 2 Milyar itu besar,” jelas Ose Luan.

Wabup Belu, Drs. J. T. Ose Luan saat mengikuti Video Confrance pengumuman dan penganugerahan Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman COVID-19  tahun 2020 di ruang kerja Wakil Bupati Belu, Senin (22/6)

Wabup Apresiasi Management Jabalmart Atambua

Atas raihan prestasi sebagai runner up Pasar Modern, Wakil Bupati Belu, Drs. J.T. Ose Luan memberikan apresiasi dan terimakasih  kepada management Jabalmart Atambua.

“Apresiasi dan terimakasih kepada management Jabalmart, karena menerapkan secara benar protokol kesehatan yang dihimbaukan oleh pemerintah baik pemerintah pusat, provinsi, maupun  kabupaten, dan saya pun pergi kesana dan menjumpai hal itu,” ungkapnya.

Wabup juga menyampaikan bahwa sebagai tempat pelayanan publik, Jabalmart telah menerapkan protokol kesehatan yang baik dan ketat.

“Jabalmart sebagai salah satu tempat pelayanan publik telah menerapkan secara benar dan ketat protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran covid -19 dan pelaksanaan pemberlakukan new normal saat ini, sehingga aktivitas perbelanjaan pun tetap berjalan normal dengan tetap disiplin memperhatikan protokol kesehatan,” jelas Ose Luan.

Terkait penghargaan yang diberikan kepada manajemen Jabalmart, Wabup menyampaikan akan didiskusikan lebih lanjut.

“Banyak komentar yang mengatakan bahwa juara itu diberikan kepada Jabalmart, perlu diketahui lomba ini diikuti oleh Pemerintah, dan Jabalmart sebagai salah satu tempat pelayanan publik telah menerapkan protokol kesehatan secara baik dan ketat untuk mencegah penyebaran covid -19 sesuai himbauan yang disampaikan oleh pemerintah,” tandas J.T. Ose.

Untuk diketahui, video-video pemenang Lomba akan disosialisasikan ke publik melalui media massa termasuk media sosial sehingga dapat jadi model yang ditiru bagi pemda lain dan diharapkan video-video tersebut bisa memberikan kesadaran masyarakat untuk berinovasi dan juga beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru yang produktif dan aman dari bahaya Covid- 19. (Prokompimbelu/RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *