KABUPATEN BELU PERSIAPKAN DUA PESERTA TERBAIK UNTUK IKUT PEMILIHAN DUTA ANAK TINGKAT PROVINSI

Pendidikan & Sosbud

ATAMBUA, Pemerintah Kabupaten Belu sedang mempersiapkan dua peserta terbaik untuk mengikuti ajang Pemilihan Duta Anak Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur di Kupang pada bulan Juni. Kedua peserta yang dipersiapkan , diseleksi dari 40 peserta yang berasal dari  SMP dan SMA Se-Kabupaten Belu serta Forum Anak Daerah. Penegasan itu disampaikan Ketua Panitia Pemilihan Duta Anak Tingkat Kabupaten Belu, CH. Karmel Betang, S.IP saat menyampaikan laporan kegiatan  Pemilihan Duta Anak Tingkat Kabupaten Belu di Gedung Betelalenok Atambua, Selasa (7/5/2019)

 Karmel menyampaikan, jenis kegiatan yang dilaksanakan yakni penguatan kapasitas melalui seminar dengan materi pemenuhan dan perlindungan anak dan praktek serta pendampingan bagi anak-anak dalam pembuatan opini serta publik speaking.

“Selain itu anak-anak mengikuti beberapa rangkaian kegiatan lomba dan akan dinilai oleh dewan juri yakni ; keterampilan menulis opini sesuai tema, pidato sesuai opini yang dibuat serta pentas busana daerah kabupaten Belu. Dua orang peserta terbaik yang terpilih sebagai Duta Anak Kabupaten Belu tahun 2019 akan mewakili Kabupaten kita pada ajang pemilihan Duta Anak Tingkat Provinsi NTT di Kupang pada bulan Juni nanti,” jelasnya.

  Ia menambah, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Belu sebagai pelaksana kegiatan Konfrensi Anak Daerah (Konferda) ikut bertanggung jawab dalam upaya perlindungan anak, baik secara fisik, mental maupun sosial. 

“Setiap anak perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental, maupun sosial. Untuk itu, perlu dilakukan upaya perlindungan untuk mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya tanpa perlakuan diskriminatif,” katanya.

Selain itu, ungkap Betang bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan konferda ini adalah untuk memberikan pemahaman akan pentingnya menjamin hak-hak anak khususnya hak atas perlindungan dari segala bentuk kekerasan, fisik, mental dan lainnya.  Membentuk karakter anak, dan meningkatkan kualitas anak mengenai organisasi dan kepemimpinan, keterampilan berkomunikasi, partisipasi dan pengambilan keputusan.

“Tujuan berikutnya adalah menjaring pokok-pokok pikiran, pendapat dan pandangan anak sebagai bahan masukan dalam menyusun rencana pembangunan di bidang tumbuh kembang, perlindungan dan partisipasi anak, Merumuskan rekomendasi dalam bentuk prioritas program dan harapan-harapan yang memberi perlindungan bagi anak di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat  serta memilih Duta Anak Belu untuk mengikuti forum anak tingkat Provinsi NTT di Kupang pada bulan Juni 2019 yang akan datang,” terangnya.

Informasi lain yang dihimpun, nara sumber dan dewan juri dalam kegiatan ini berasal dari Dinas P3A Kabupaten Belu, Akademisi, Rohaniawan dan Pemerhati anak yang memiliki kompetensi sangat baik dan berintegritas.  Peserta  akan mendapat hadiah berupa uang tunai dan piagam penghargaan dengan rincian : a). Juara 1 (1 orang) : Rp. 2.000.000 dan Piagam Penghargaan; b). Juara 2 (1 orang) : Rp. 1.500.000 dan Piagam Penghargaan; c). Juara 3 (1 orang) : Rp. 1.250.000 dan Piagam Penghargaan; d). Juara Harapan 1 (1 orang) : Rp. 1.000.000 dan Piagam Penghargaan; e). Juara Harapan 2 (1 orang) : Rp. 750.000 dan Piagam Penghargaan; f). Juara Harapan 3 (1 orang) : Rp. 500.000 dan Piagam Penghargaan. (Pkpsetdbelu/Iryanto Tlonaen).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *