KADIS MAULAKA AKUI KOMITMEN BUPATI BELU

Bank Data Ekonomi Pembangunan Pemerintahan & Hukum

ATAMBUA,  Pemerintah Kabupaten Belu dan Pemerintah Provinsi NTT bertekad memperkuat tata kelola penyelenggaraan Pemerintah Daerah dengan menerapkan sistem E-Surat. Komitmen tersebut dibuktikan dengan terselenggaranya Sosialisasi Penerapan E-Surat di Aula Lantai 1 Kantor Bupati Belu, Jumat (4/6/2016).

Pada kesempatan itu, Kadis Informasi dan Komunikasi Provinsi NTT, Drs. Aba Maulaka mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Belu yang bertekad memperkuat tata kelola penyelenggaraan pemerintahan dengan bermitra dengan Pemerintah Provinsi.
“Ini baru pertama kali dalam penugasan, dimana seorang kepala daerah langsung menandatangani sebuah surat permintaan untuk kita bermitra  dan saya akui, ini sangat luar biasa. Artinya, komitmen Bupati sudah jelas bahwa kita sudah masuk pada era digitalisasi dan oleh karena itu penyelenggara pemerintahan harus berbasis digital,” ungkap Aba Maulaka.

Aku Kadis Maulaka, komitmen Pemerintah Kabupaten Belu dalam upaya menerapkan aplikasi berbasis digital, patut mendapat apresiasi. Menurutnya, Bupati Belu sangat merespon baik setiap kebijakan-kebijakan  di bidang penyelenggaraan pemerintahan berbasis Elektronik.
“Jarang seorang kepala daerah kita temukan seperti itu. Ketika bertemu saya gambarkan dan beliau merespon dengan baik,” ujarnya.

Kadis Infokom juga menyampaikan bahwa, komitmen Bupati Belu selaras dengan arahan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT untuk mempercepat pelayanan publik dengan menerapkan sistem penyelenggaraan pemerintahan berbasis digital.
“Bagaimana langkah – langkah percepatan berbasis digital. Ada aspek-aspek substansi yang harus dilakukan perubahan yang revolusioner cepat. Begitu saya masuk di dinas, akses pertama dan utama yang harus dikaji dan dilakukan perubahan-perubahan adalah struktur dari pada dinas. Gubernur NTT telah menyetujui kebijakan restrukturisasi, setelah pemaparan pokok-pokok pikiran kerangka pengembangan Dinas Kominfo berbasis platform digital,” katanya.

Maulaka menuturkan, memasuki era digital, dinas teknis harus mempersiapkan salah satu  bidang keamanan informasi dalam mengembangkan dan mengkaji aplikasi-aplikasi yang ada.
“Jadi kita buat bidang pengkajian dan keamanan informasi. Bidang ini harus ada untuk menciptakan sistem, sehingga  keamanan informasi dari dokumen-dokumen yang ada tetap terjaga,” jelasnya

Lanjut Kadis Aba, bidang infrastruktur juga sudah harus mempersiapkan jaringan internet, mengingat E-surat, baik untuk paraf dan tandatangan sudah menggunakan digital.
“Mudah-mudahan tahun depan disini sudah ada server. Karena aplikasi apa saja yang kita lakukan tanpa dukungan dari server sebagai perangkat utama dan jaringan internet adalah sebuah kesia-siaan,” tandasnya.

Kadis Mau Laka menekankan bahwa ada tiga unsur penting yang harus diperhatikan dalam mengelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik yakni Unsur Penyelenggara Pemerintahan,  Unsur Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Unsur Layanan Administrasi Pemerintahan. (Pkpsetdabelu/Iryanto Tlonaen).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *