MASALAH PETERNAKAN DIBELU DIBAHAS BERSAMA PENELITI ASAL BELANDA

Ekonomi Pembangunan Kesehatan Pemerintahan & Hukum Pendidikan & Sosbud

ATAMBUA, Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belu menggelar Rapat Koordinasi Pembangunan Peternakan Tahun 2019 bersama Para Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Kabupaten Belu di Gedung Betelalenok Atambua, Jumat (1/11/2019). Rakor tersebut mengikutsertakan Peneliti asal Belanda, Mr. Berrend Jan Stoel dari PUM Netherlands Senior Expert.

Turut hadir, Mr. Berrend Jan Stoel dari PUM Netherlands Senior Expert, Kadis PMD Januaria Nona Alo, Sekretaris Dinas Peternakan dan Keswan, Amandus Linci, Romo John, Pr. dari Seminari Lalian, Para Camat, Kepala Desa, dan Para Kelompok Tani.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belu,  Amandus Linci, S.Pt menjelaskan bahwa, rapat ini sudah yang ke- 2 kalinya. Tujuan rapat ini adalah untuk membahas kendala dan masalah terkait dengan sub sektor peternakan di Kabupaten Belu.

“Mengingat rapat ini penting, maka kita juga mengundang Camat, Lurah, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, dan Kelompok Tani untuk menyatukan persepsi dan gerak langkah terkait masalah – masalah di bidang peternakan,” ungkap Amandus.

Ia mengatakan, Pemerintah juga mengundang salah seorang Narasumber asal Belanda yakni Tuan Berren. Menurutnya, Tuan Berren telah melaksanakan beberapa kegiatan terutama mengidentifikasi permasalahan peternakan yang sedang berkembang di wilayah Belu dan mencari solusi.

” Salah satu masalah yang kita fokuskan yaitu persiapan pakan ternak dimusim paceklik atau musim panas, karena saat itu kita kesulitan pakan bagi ternak, oleh karena itu solusi yang kita tempuh adalah membuat silase. Dimana pakan ternak yang berlimpah  di musim hujan diambil, diawetkan dan disimpan, hingga musim kemarau tiba pakan tersebut diambil untuk diberikan kepada ternak. Kedepan kita akan fokus menyiapkan pakan ternak dengan silase di semua desa dan kelompok,” terangnya. (Pkpsetdabelu/Reynaldo Klau)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *