Bupati Belu, Willybrodus Lay dan Ketua TP PKK Kab. Belu, Lidwina Viviawati Ng Lay

Optimalkan Kelor, TP PKK Belu Gelar Lomba Pengolahan Makanan Lokal

Ekonomi Pembangunan Pendidikan & Sosbud

LAMAKNEN SELATAN, Untuk mendukung program Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu diawal tahun ini menggelar Lomba Pengolahan Makanan Lokal dengan bahan dasar daun kelor antar Posyandu dan Lomba Asah Terampil antar Kelompok Tani tingkat Desa Nualain yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Nualain, Lamaknen Selatan, Rabu, (15/1).

Bupati Belu, Willybrodus Lay pada kesempatan itu menyampaikan semua hasil pengolahan makanan lokal yang menggunakan bahan dasar kelor hasilnya bagus dan rasanya enak.

“Tadi saya sudah cicipi dan rasanya semua enak dan tampilannya bagus. Kalau saya yang menilai, pasti semuanya nomor satu karena rasanya sama enak,” ucap Bupati Belu.

Dilanjutkan, untuk penilaian juara, itu guna memberi motivasi kepada kita agar lebih bagus lagi pada perlombaan yang akan datang

Pada kesempatan itu juga, Bupati Belu berpesan kepada seluruh peserta lomba agar memanfaatkan musim hujan ini dengan menanam pohon samatuku, kelor, cemara, lamtoro dan gala-gala.

“Saya minta kepada Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa dan kita semua untuk manfaatkan musim hujan ini. Kalau lamtoro dan gala-gala nanti untuk pakan ternak,” pungkas Bupati Belu.

Ketua TP PKK Kabupaten Belu, Lidwina Viviawati Ng Lay

Ketua TP PKK Kabupaten Belu, Lidwina Viviawati Ng Lay usai pengumuman juara menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang terlibat dalam Lomba Pengolahan Makanan Lokal dan Asah Terampil. Kepada para peserta yang ikut berlomba, Ketua Dekranasda Kabupaten ini juga mengatakan ini adalah proses kita belajar dan saling bertukar resep serta yang lebih penting adalah jika resep ini dibawa ke perlombaan tingkat kabupaten pasti mendapat nilai yang baik.

“Tadi saya sampaikan untuk Ketua Pokja III PKK Kabupaten untuk memberi kisi-kisi kepada Kader Posyandu sehingga jika ada perlombaan apa-apa saja yang dinilai. Lomba itu bukan sekedar untuk menang kalah tetapi kita bisa mendapat pengetahuan,” ujarnya

Pada kesempatan itu Ketua TP PKK Desa Nualain, Rosalia Delima Lika mengutarakan agar kegiatan seperti ini yakni Lomba Pengolahan Makanan Lokal dengan bahan dasar kelor dan lomba asah terampil kedepan tetap dilaksanakan.

“Terima kasih kepada Bupati Belu dan Ketua PKK Kabupaten Belu bersama rombongan yang telah hadir di Desa Nualain untuk mengikuti dua kegiatan yaitu Perlombaan Makanan Lokal antar Posyandu dan Lomba Asah Terampil. Yang kami lombakan pangan lokal menggunakan bahan dasar daun kelor yang diolah menjadi salome, bunga pepaya campur kelor, nasi goreng kelor yang semuanya menggunakan bahan dasar daun kelor,” terang Rosa Lika.

Ketua TP PKK Desa Nualain juga mengutarakan kedepan jika ada perlombaan di Kabupaten hasil lomba ini akan ditampilkan mengikuti lomba tingkat kabupaten serta mengharapkan jika ada bibit tanaman kelor agar dibantu bibit untuk dikembangkan di Desa Nualain.

Untuk diketahui Lomba Pengolahan Makanan Lokal diikuti oleh 3 Posyandu dan Lomba Asah Terampil antar Kelompok Tani diikuti 12 Kelompok Tani. Keluar sebagai Juara I Lomba Pengolahan Makanan Lokal Posyandu NualainTas (nasi gurih ayam sayuran), Juara 2 Posyandu Maubesi (salome kelor bumbu kacang) dan Juara 3 Posyandu Joil Toi (tumis bunga pepaya dan daun kelor). (prokompimbelu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *