PABRIK KOPI LAKMARAS SEGERA DI BANGUN

Ekonomi Pembangunan

LAMAKNEN SELATAN, Satu Pabrik Kopi rencananya segera dibangun di Desa Lakmaras, Kecamatan Lamaknen Selatan Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pabrik Kopi akan dibangun di atas lahan seluas 1 (satu) hektar are. Pagu dana yang disiapkan untuk membangun Pabrik Kopi sebesar  Rp. 200 juta bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Selain pembangunan pabrik kopi, akan dilakukan pembangunan Homestay dan Café.

Bupati Belu Willybrodus Lay menuturkan, dalam rangka menunjang pembangunan pabrik tersebut, Pemerintah Kabupaten Belu bakal mendorong perluasan areal perkebunan kopi, serta meningkatkan intensifikasi dan dan rehabilitasi tanaman kopi.

“Lokasi pembangunan pabrik kopi sangat strategis dan layak untuk dijadikan pabrik kopi,” tutur Bupati Lay kepada awak media saat melakukan Peninjauan Lokasi Pembangunan Pabrik Kopi di Dusun Lakmaras, bersama Camat Lamaknen Selatan, Wendelimus Meak Mali, SE dan Kepala Desa Lakmaras. Kamis (27/6/2019). 

Perluasan areal perkebunan kopi, dikatakan Willy Lay  tidak hanya fokus di desa dimana pabrik itu didirikan. Tetapi akan didorong di desa lainnya di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Belu.

“Dukungan bahan baku dari Pemerintah tersedia, sehingga Pemerintah Kabupaten mendorong program perluasan areal di wilayah ini,” katanya.

Dijelaskan Bupati Belu, jika nantinya pabrik kopi sudah beroperasi tentunya membutuhkan bahan baku cukup besar. Jadi hasilnya tidak hanya menjadi konsumsi lokal, tetapi bisa didistribusikan ke daerah lain di luar Belu.

“Dengan perluasan areal yang kita lakukan bisa meningkatkan produksi dengan kualitas yang bagus dengan harga yang sesuai. Dan sudah tentunya, bisa memenuhi permintaan pasar,” jelasnya.

Sehari sebelumnya, usai mencanangkan Lakmaras sebagai Desa Model, Ketua TP PKK Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat juga meninjau lokasi Pembangunan Pabrik Kopi milik Bumdes Lakmaras.

“Perencanaan pembangunan pabrik kopi ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Tadi gambarnya sudah saya lihat serta lokasinya. Yang mau kita jual disini adalah orang datang berwisata, dia melihat bagaimana proses panen kopi, pembuatan dan sekaligus minum Kopi Lakmaras, ini ide brilian dari Bupati  Belu,” tambahnya. (Pkpsetdabelu/Michello).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *