PANITIA PILKADES ASAL 33 DESA DI BELU IKUT BIMTEK

Ekonomi Pembangunan Pemerintahan & Hukum

ATAMBUA,  Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Belu menggelar kegiatan Bimbingan Teknik (Bimtek) Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Gedung Romei Theater Atambua, Kelurahan Kota Atambua, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu, Kamis (20/6/2019.

Kadis PMD, Januaria Nona Alo, S.IP mengungkapkan,  pelaksanaan bimtek ini  merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Belu dalam rangka meningkatkan dan mengoptimalkan kinerja Badan perwakilan Desa (BPD) dan panitia pemilihan yang memiliki peranan penting dalam penyelenggaraan pemilihan kepala Desa serentak yang ke-3 kalinya di Kabupaten Belu. 

“Seluruh peserta bimtek harus mengikuti kegiatan ini dengan serius, mengingat Panitia Pemilihan Kepala Desa mempunyai tugas yang cukup penting dalam proses Pilkades. Pemilihan Kepala Desa serentak diperkirakan minggu kedua dalam bulan Oktober tahun 2019, karena ada 33 tahap yang harus dilalui sampai dengan hari H setelah pada bulan Mei yang lalu telah dilalui proses pemilihan panitia,” sebut Kadis.

Sebelumnya Kabid Bina Pemdes Dinas PMD, Adrianus A. Mones, S.STP selaku Ketua Panitia melaporkan, sebagai bentuk pelaksanaan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan di desa, maka proses pemilihan Kepala Desa dilaksanakan melalui pemilihan langsung oleh masyarakat desa yang telah memenuhi syarat, dilaksanakan oleh panitia pemilihan Kepala Desa yang dibentuk oleh Badan Permusyawaratan Desa.

“Untuk mendukung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak, Bupati membentuk Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten dan sesuai ketentuan Pasal 5 Permendagri Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa, salah satu tugas Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat Kabupaten adalah melakukan bimbingan teknis pelaksanaan pemilihan kepala desa terhadap Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat Desa,” jelas Mones.


Kabid Bina Pemdes Dinas PMD, Adrianus A. Mones, S.STP

Tujuan pelaksanaan Bimtek, ungkap  Ai Mones bahwa, untuk memberikan pemahaman kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa agar dapat memahami tugas dan fungsi dalam melaksanakan proses pemilihan Kepala desa.

“Panitia Pemilihan Kepala Desa dapat melaksanakan proses pemilihan kepala desa sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan khususnya terkait pemilihan kepala desa. Selain itu untuk memberikan pemahaman kepada panitia pemilihan Kepala Desa Tingkat Desa untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat desa,” tandasnya.

Untuk diketahui, 33 desa di Kabupaten Belu yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa secara serentak tahun 2019 yakni Desa Henes, Lakmaras, Loonuna, Lutharato, Sisi Fatuberal (Kecamatan Lamaknen Selatan); Desa Fulur, Kewar, Leowalu, Dirun, Lamaksenulu, Makir, Duarato (Kecamatan Lamaknen); Desa Tohe Leten, Tohe, Asumanu (Kecamatan Raihat); Desa Lakanmau, Dualasi, Baudaok (Kecamatan Lasiolat); Desa Takirin, Tialai, Silawan, Umaklaran (Kecamatan Tasifeto Timur); Desa Jenilu, Kenebibi, Fatuketi, Kabuna, Dualaus (Kecamatan Kakuluk Mesak); Desa Teun, Rafae, Mandeu, Leuntolu (Kecamatan Raimanuk); Desa Nanaet Dubesi, Kecamatan Nanaet Duabesi. (pkpsetdabelu/Michaello)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *