Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH

PEMKAB BELU AJUKAN TIGA BUAH RANPERDA UNTUK DIBAHAS

Ekonomi Pembangunan Kesehatan Olahraga Pariwisata Pemerintahan & Hukum Pendidikan & Sosbud

ATAMBUA, Pemerintah Kabupaten Belu mengajukan 3 (tiga) buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) selain Ranperda APBD Tahun 2020 untuk dibahas dalam Rapat Paripurna Sidang I Tahun 2019 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belu. Senin (18/11/2019).

Tiga buah ranperda yang diajukan, yakni Ranperda tentang Perubahan Atas Perda Kabupaten Belu Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah; Ranperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Belu Tahun 2019 – 2039 dan Ranperda tentang Irigasi.

Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH mengatakan, dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Belu secara berkeadilan, Pemerintah terus melaksanakan berbagai kebijakan melalui program dan kegiatan guna memenuhi tuntutan, kebutuhan dan harapan masyarakat dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki secara optimal. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah bersama Dewan yang Terhormat telah menetapkan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara untuk Tahun Anggaran 2020.

“Tahun Anggaran 2020 Pendapatan Daerah dianggarkan sebesar Rp. 1.034.262.009.564 (Satu Triliun tiga puluh empat miliar dua ratus enam puluh dua juta sembilan ribu lima ratus enam puluh empat rupiah). Sedangkan Anggaran Belanja Pemerintah Daerah Kabupaten Belu pada tahun 2020 sebesar Rp. 1.089. 764.233.920 (Satu triliun delapan puluh sembilan miliar tujuh ratus enam puluh empat juta dua ratus tiga puluh tiga ribu sembilan ratus dua puluh rupiah). Yang terdiri atas Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 517.738.949.999 ( Lima ratus tujuh belas miliar tujuh ratus tiga puluh delapan juta sembilan ratus empat puluh sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan rupiah) dan Belanja Langsung sebesar Rp. 572.025.283.921 (Lima ratus tujuh puluh dua miliar dua puluh lima juta dua ratus delapan puluh tiga ribu sembilan ratus dua puluh satu rupiah),” urai Bupati Willy.

Penerimaan Pembiayaan Daerah pada tahun anggaran 2020 dianggarkan sebesar Rp.55.502.224.356 (Lima puluh lima miliar lima ratus dua juta dua ratus dua puluh empat ribu tiga ratus lima puluh enam rupiah).

“Besar harapan kami, bahwa Ranperda yang diajukan oleh Pemerintah Daerah dapat dikaji secara cermat, dan lebih mendalam sesuai mekanisme sidang sehingga dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, yang mampu menjadi jawaban bagi permasalahan pembangunan dan payung hukum yang berkualitas bagi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi perangkat daerah, pemanfaatan ruang wilayah secara berdaya guna, berhasil guna, serasi, selaras, seimbang dan berkelanjutan serta pengembangan dan pengelolaan irigasi yang berorientasi pada terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Belu yang lebih berkualitas, maju, mandiri, demokratis dan berbudaya,” ungkapnya.

Ikut hadir dalam Pembukaan Sidang I DPRD Kabupaten Belu, Para Pimpinan DPRD bersama Anggota, Forkopimda Plus, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, Pimpinan Instansi Vertikal, BUMN/BUMD. (pkpsetdabelu/michaello).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *