PEMKAB BELU JALANI KERJA SAMA PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN LEMBATA

Ekonomi Pembangunan Pemerintahan & Hukum Pendidikan & Sosbud Sosial Budaya

ATAMBUA, Pemerintah Kabupaten Belu melakukan penandatangan kesepakatan bersama (MoU) dengan dengan Kabupaten lembata tentang kerjasama pembangunan daerah, di Lopo Rumah Jabatan Bupati Belu, Jumat (28/6/2019). Penandatangan Memorandum of Understanding ini dilakukan langsung oleh Bupati Belu Willybrodus Lay, SH dan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur, ST, MT.

Pelaksanaan MoU tersebut berdasarkan hasil kesepakatan pada Rapat Kerja Gubernur bersama para Bupati dan Wali Kota se -Provinsi Nusa Tenggara Timur di Labuan Bajo, Senin, (10/6/2019). Dalam dokumen Mou, Pemerintah Kabupaten Belu dan Pemerintah Kabupaten Lembata bersepakat untuk mengadakan kerjasama Pembangunan Daerah, yang selanjutnya dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama dengan ketentuan bahwa dalam pelaksanaan kerjasama menunjuk Organisasi Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Belu dan Pemerintah Kabupaten Lembata  untuk melaksanakan kerjasama ini sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Dalam kerjasama tersebut kedua Pemerintah Daerah, sepakat terhadap pelaksanaan kerjasama berdasarkan hak dan kewajiban yang akan diatur lebih lanjut dalam Perjanjian Kerja Sama, dengan memperhatikan batas kemampuan serta tidak mengganggu tugas pokok para pihak.

Maksud MoU tersebut dijelaskan bahwa, Kesepakatan Bersama ini adalah untuk memenuhi kebutuhan dan/atau memperoleh manfaat yang saling menguntungkan bagi para pihak dalam kerangka Perencanaan Pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Belu dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata. Sedangkan Tujuan Kesepakatan Bersama ini adalah memanfaatkan segala sumber yang dimiliki para pihak dalam rangka akselerasi pencapaian visi dan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Belu dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata. 

Objek Kerjasama meliputi berbagai bidang pembangunan sesuai potensi unggulan daerah yang ada pada Pemerintah Daerah Kabupaten Belu dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata. Pembiayaan yang timbul sebagai akibat dari pelaksanaan kerjasama ini akan ditetapkan bersama sesuai dengan kebutuhan yang disepakati oleh para pihak dan dituangkan dalam perjanjian kerjasama. 

Jangka Waktu Kesepakatan Bersama ini berlaku untuk jangka waktu 12 (dua belas) Bulan sejak ditandatangani dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan Para Pihak dan  Setiap 1 (satu) tahun sekali kedua belah pihak dapat mengadakan evaluasi untuk menentukan tindak lanjut. Sedangkan hal-hal yang belum cukup diatur dalam Kesepakatan Bersama ini akan diatur kemudian dalam addendum dan/atau ditindaklanjuti dalam suatu perjanjian kerjasama yang merupakan satu kesatuan dalam Kesepakatan Bersama ini. 

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur, ST, MT menyampaikan terima kasih atas terlaksananya penandatangan MoU Pemerintah Kabupaten Belu dan Pemerintah Kabupaten Lembata.

“Arti Belu sebagai sahabat sangat kami rasakan di forum ini,” kata Eliaser dalam sambutannya.

Eliaseri bahkan mengakui,  Belu sebagai Kabupaten Perbatasan mendapat perhatian yang luar biasa dari Pemerintah Pusat.  

“Terus terang kami juga menjaga perbatasan tetapi berada dibelakang. Lembata juga harus membackup Kabupaten Belu sehingga tidak kalah dari Timor Leste. Jika Belu maju, otomatis kami juga akan ditarik untuk maju,” ujarnya.

Bupati Lembata itu menyampaikan ada kesepahaman bersama 5 kabupaten/kota untuk membentuk Cincin Ekonomi khusus di bidang pariwisata dan kebudayaan yang disebut  ring of beauty oleh Gubernur NTT.

“Empat kabupaten dan satu kota itu adalah TTU, Belu, Alor, Lembata dan Kota Kupang,” tambahnya.

Bupati Yance Sunur menjelaskan, bentuk kerja sama tersebut sejalan dengan misi pembangunan Pemkab Lembata, di antaranya mempercepat pembagunan dan pengembangan sumber daya ekonomi laut dan maritim, serta ekonomi kreatif berbasis industri dan pariwisata berkelanjutan. 

“Selain itu mempercepat pembangunan dan pengembangan pariwisata berkelanjutan, serta meningkatkan pasar dan promosi daerah tujun wisata, juga meningkatkan pendapatan dan kerja sama daerah serta pengembangan ekonomi wilayah dan pembangunan pdesaan berbasis industri berkelanjutan,” ujarnya 

Tak hanya itu, Penandatangan kerja sama ini dalam rangka meningkatkan koordinasi dan komunikasi demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih optimal, dan infrastruktur daerah yang lebih baik. 

“Selain itu, kerja sama juga untuk memantapkan hubungan sinergis antar daerah, dan menyerasikan pembangunan daerah,” tukasnya (Pkpsetdabelu/Amelianus Takege/Reynaldo Klau)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *