PEMKAB BELU TERAPKAN APLIKASI E-SURAT

Bank Data Ekonomi Pembangunan Pemerintahan & Hukum

ATAMBUA, Pemerintah Kabupaten Belu mulai menerapkan aplikasi surat secara elektronik dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Belu, Drs. Arnoldus Bria Seo mengatakan penerapan sistem elektronik akan membantu cara kerja pengelolaan administrasi.
“Aplikasi ini bisa membantu cara kerja pengelolaan administrasi agar bisa lebih efisien,” kata  Bria Seo Jumat (4/7/2019) di Lantai 1 Kantor Bupati Belu.

Aplikasi itu, lanjutnya, memudahkan mengontrol surat-surat, memilah surat yang sudah maupun belum ditindaklanjuti.

Menurut Kadis Bria Seo penerapan aplikasi itu merupakan langkah awal yang baik.
“Namun, masih banyak lagi tugas Dinas Kominfo Kabupaten Belu dalam mengembangkan teknologi informasi untuk menjadikan Belu sebuah daerah yang maju,” tegasnya.

Sebelumnya, Kadis Informasi dan Komunikasi Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, M.Si menjelaskan, dalam Rencana Induk Pengembangan Teknologi dan Informatika Kabupaten Belu, setidaknya terdapat 4 cetak biru pengembangan yang sudah direncanakan.
“Pertama adalah cetak biru pengembangan sumber daya manusia teknologi informatika itu sendiri; Kedua, cetak biru pengembangan infrastruktur jaringan dan infrastruktur informasi; ketiga, cetak biru penyusunan aplikasi; dan keempat, cetak biru pengembangan  kebijakan dan prosedur,” ungkapnya.

Sambung Kadis, implementasi E- Goverment adalah untuk mewujudkan visi Kabupaten Belu yang terintegrasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat menuju good government. 
“Tentu saja secara bertahap dalam kerangka perencanaannya, sebenarnya harus kita eksen mulai 2019 – 2022 ditambah satu tahun transisi 2023. Sistem ini terintegrasi, bersinergi dan selaras, sehingga memudahkan pelaksanaan tata kelola pemerintahan dan koordinasi antara organisasi perangkat daerah dalam rangka pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan terintegrasi,” ujarnya.

Melalui sistem ini, harap Andes Prihatin bahwa, Pemkab Belu melalui Dinas Infokom dapat memonitor pegawai yang terlambat, pegawai yang tidak masuk kantor dan pegawai yang bertugas.
“Sistem ini akan mendeteksi semuanya. Beberapa waktu yang lalu kita sudah mulai dan Bupati Belu sudah memberi arahan untuk hal tersebut. Ada E-Absen yang nanti kita akan lihat, bagaimana  itu di kontrol dan dikendalikan oleh pimpinan,” katanya. (Pkpsetdabelu/Iryanto Tlonaen).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *