PEMKAB, KODIM 1605/BELU, KPU DAN BAWASLU TANDATANGAN NPHD

Ekonomi Pembangunan Pemerintahan & Hukum

ATAMBUA, Setelah kemarin melaksanakan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemkab Belu dengan Polres Belu, Senin (17/2). Kini, Pemkab Belu kembali melakukan penandatanganan NPHD dengan Kodim 1605/Belu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Belu, Selasa, (18/2).
Adapun nilai anggaran NPHD untuk Kodim 1605/Belu sebesar Rp. 800 Juta, KPU Belu Rp. 18 Miliar dan Bawaslu Belu sebesar Rp.7,5 Miliar.

Turut hadir menyaksikan penandatanganan NPHD PLH. Sekda Belu, Drs. Marsel Mau Meta, Komisoner KPU Belu, Sekretaris KPU Belu dan insan pers.

Usai penandatanganan NPHD, Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH menyampaikan dengan ditandatangani NPHD antara Pemda Belu dengan Kodim 1605/Belu, KPU Belu, Bawaslu Belu dan Polres Belu (kemarin sudah dilaksanakan, red) segala proses tahapan pilkada sudah mulai.

Disampaikan, pilkada bisa berjalan jika didukung dengan dana yang sesuai dengan perencanaan yang diusulkan dan sudah disetujui bersama DPRD Belu dan atas persetujuan dari Kemendagri dan Gubernur NTT.
“Hari ini sama-sama telah menandatangani NPHD sebagai satu proses simbolis. Harapan kita semua yakni pesta rakyat harus gembira tetapi jangan sampai mabuk. Mari kita berpesta dengan meriah sehingga demokrasi bisa berjalan secara baik,” kata Bupati Willy Lay.

Dandim 1605/Belu, Letkol (Inf) Ari Nugroho dalam kesempatan itu menyampaikan pilkada merupakan pesta demokrasi, sehingga pesta itu alangkah baiknya dalam situasi yang senang jangan pesta diwarnai dengan situasi yang kurang bagus.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belu yang sudah mengalokasikan anggaran kepada Kodim 1605/Belu untuk kegiatan pengamanan Pilkada Serentak tahun 2020,” ungkapnya.

Dandim 1605/Belu juga mengharapan agar pilkada serentak tahun 2020 di Kabupaten Belu dapat berjalan dengan lancar, aman kemudian mencapai tujuannya yakni memilih Pimpinan Daerah Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Belu periode 2021 – 2024 sehingga dapat membawa Kabupaten Belu menjadi semakin maju karena kita berada di beranda terdepan Indonesia dengan negara tetangga.
“Sekali lagi terima kasih kepada Pemda Kabupaten Belu dalam hal ini Pak Bupati beserta seluruh OPD serta DPRD yang turut berperan dalam menetapkan anggaran ini. Kita akan gunakan sesuai dengan RAB yang sudah dibuat,” ujarnya.

Dikatakan, untuk Kodim 1605/Belu pelaksanaannya dibagi dalam 4 kegiatan yakni perencanaan, persiapan, pelaksanaan untuk kegiatan pencoblosan dan sampai dengan syukuran pejabat terpilih. “Jadi ini akan sampai bulan Februari 2020 dan kita mengharapkan agar situasi kamtibmas di Kabupaten Belu tetap kondusif. Pada dasarnya Kodim 1605/Belu tugasnya membackup tugas dari Kepolisian untuk kegiatan pengamanan,” terang Dandim 1605/Belu.

Ketua KPU Kabupaten Belu, Michael Nahak, S.Sos juga menyampaikan KPU Belu selaku penyelenggara sudah mendapatkan kucuran dana dari Pemda yakni ditahap pertama senilai 201 juta lebih untuk tahapan persiapan di 3 bulan pertama dan sekarang sudah memasuki tahapan selanjutnya.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Pemda dan juga semua stakeholder baik itu TNI, Polri, Bawaslu dan seluruh perangkat yang ada yang telah mendukung kami. Kami juga masih mengharapkan dukungan pemerintah daerah untuk semua aparatur di tingkat bawah terutama di tingkat kecamatan dan desa karena mereka juga merupakan stakeholder kami,” imbuh Ketua KPU Belu.

Dilaporkan, hari ini juga KPU membentuk panitia ad hock khususnya Panitia Pemungutan Suara.
“Hari ini tim kami sudah menyebar di 81 Desa/Kelurahan untuk menyampaikan informasi pengumuman penerimaan PPS sedangkan PPKnya sudah kami tentukan. Kami sudah lakukan seleksi tes tertulis, wawancara dan kami hasilkan 5 besar. Harapan kami akan dilantik pada 22 dan 29 Februari karena ini merupakan 2 kebutuhan sumber daya kami,” terangnya.

Sementara itu juga tanggal 19 – 23 Februari (besok, red) KPU Belu akan menerima pasangan calon perseorangan untuk penyerahan syarat dukungan lalu akan dilakukan pemutakhiran data pemilih, disamping itu juga akan ada sosialisasi dan rapat-rapat koordinasi.
“Ini merupakan support positif dari pemda Belu dan kami siap menyukseskan pesta demokrasi Kabupaten Belu dengan baik,” ucap Mic Nahak.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Belu, Andreas Pareira, S.Fil juga menyampaikan, penandatanganan NPHD hari ini adalah bukan yang pertama. Ini merupakan kelanjutan dari proses tanggal 2 Oktober lalu.
“Tidak ada hal substansial baru dari dokumen ini hanya perbaikan kecil yang tidak mempengaruhi substansi NPHD antara Pemda Belu dan Bawaslu,” tandasnya.

Senada dengan Ketua KPU Kabupaten Belu bahwa besok tahapan pilkada akan masuk pada tahapan pelaksanaan. Selama ini kita dalam tahapan persiapan dengan pembentukan lembaga-lembaga ad hock baik KPU maupun Bawaslu.
“Besok adalah hari pertama pelaksanaan tahapan pilkada yang dimulai dengan penyerahan syarat dukungan dilanjutkan dengan tahapan verifikasi dan seterusnya. Ada beberapa tahapan yang akan menyita waktu yakni pemutakhiran data pemilih dan verifikasi factual dan obyeknya sama yakni di masyarakat. Ini akan jadi kerja keras buat Bawaslu maupun KPU,” pungkasnya. (prokompimbelu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *