PEMUDA BELU BERPERAN SEBAGAI PELOPOR KEAMANAN LINGKUNGAN DI WILAYAH RI-RDTL

Ekonomi Pembangunan Pemerintahan & Hukum Pendidikan & Sosbud Sosial Budaya

ATAMBUA, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belu menggelar kegiatan Pembinaan Pemuda Pelopor Keamanan Lingkungan di Gedung Olahraga L. A. Bone, Senin (25/3/2019). Kegiatan yang melibatkan 255 pemuda se- Kabupaten Belu ini dibuka secara resmi oleh Bupati Belu Willybrodus Lay, SH.

Dalam sambutannya, Bupati Willy mengajak para Pemuda sebagai pelopor keamanan untuk bertanggung jawab terhadap dirinya. Menurutnya, para pemuda dipercaya menjadi solusi terhadap masalah-masalah keamanan.

“Kita bertanggung jawab pada diri sendiri, bahwa sebagai pemuda kita dipercaya menjadi solusi bagi masalah keamanan,” ucapnya.

Bupati Willy juga mengatakan, sebagai pelopor keamanan lingkungan, para pemuda harus benar –benar melaksanakan apa yang telah diperoleh dalam pelatihan dengan melaksanakan aksi nyata dilingkungan masing – masing.

“Jangan sampai kita sudah ditunjuk menjadi pemuda pelopor keamanan namun pelaksanaannya kita sendiri yang menjadi biang konflik di lingkungan itu, seperti pajak dijalan-jalan, duduk di pinggiran jalan untuk mengganggu para pengendara di jalan. Hal –hal ini yang harus kita hindari dan upayakan untuk tidak terjadi di lingkungan masyarakat kita,” tandasnya.

Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH

Bupati menambah, Pemuda Pelopor adalah Pemuda yang memiliki Integritas, Kepribadian, Kemampuan diri, serta kemampuan sosial yang kuat, sehingga mampu merintis dan menghasilkan karya nyata, yang pada akhirnya berdampak positif serta memberikan solusi bagi pembangunan diwilayah ini.

“Pembinaan pemuda pelopor keamanan lingkungan tingkat Kabupaten Belu perlu dilaksanakan, mengingat potensi daerah di tapal batas kedua negara sangat rentan dengan berbagai permasalahan sosial yang berdampak pada keresahan masyarakat, baik di pedesaan maupun di Perkotaan,” tandas Bupati Willy.

Kabid Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Belu, Fransiskus J. Bau menjelaskan bahwa, pelaksanaan kegiatan Pembinaan Pemuda Pelopor Keamanan Lingkungan Tingkat Kabupaten Belu ini adalah untuk melatih kepribadian pemuda/pemudi yang mempunyai jiwa patriotisme dalam rangka menanggulangi permasalahan sosial yang terjadi dilingkungan masyarakat.

“Peran pemuda pelopor dalam keamanan lingkungan sangat berdampak pada pembangunan, karena dengan terciptanya kenyamanan dan ketentraman dalam lingkungan masyarakat maka pembangunan diwilayah itu akan berjalan baik, lancar dan sukses,” ungkap Frans.

Lanjutnya, kegiatan ini berguna untuk menghasilkan pemuda/pemudi berkualitas yang mampu membawa perubahan dan kemajuan pembangunan di daerahnya.

“Pemuda saat ini makin menunjukkan eksistensinya dalam mengambil bagian pada proses pembangunan. Kita berharap kedepan para pemuda dapat menjadi roda penggerak yang cerdas, kreatif dan inovatif. Sebagai mitra kerja pemerintah dalam menunjang pembangunan, para pemuda juga dapat menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat di wilayah perbatasan RI-RDTL ,” imbuh Frans.

Adapun tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk membentuk karakter pemuda pemudi, membina ketrampilan pemuda pemudi, mengembangkan potensi pemuda pemudi, serta menanggulangi permasalahan sosial yang terjadi dilingkungan masyarakat.

Kegiatan ini diikuti oleh para pemuda – pemudi perwakilan dari setiap Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Belu dan organisasi kepemudaan se-Kabupaten Belu yang berjumlah 225 orang. (pkpsetdabelu/Reynaldo Klau)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *