PENGADILAN NEGERI KELAS IB ATAMBUA MENCANANGKAN PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS MENUJU WILAYAH BEBAS KORUPSI (WBK) DAN WILAYAH BIROKRASI BERSIH MELAYANI (WBBM)

Ekonomi Pembangunan Pemerintahan & Hukum Pendidikan & Sosbud

Wakil Bupati Belu, Drs. J.T Ose Luan menghadiri Apel Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Pengadilan Negeri Atambua Kelas IB di Wilayah Hukum Kabupaten Belu Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di halaman kantor Pengadilan Negeri Atambua Kelas IB, Senin (17/2).

Wakil Bupati Belu dalam sambutannya, mengapresiasi pencanangan Zona Integritas WBK dan WBBM oleh Pengadilan Negeri Kelas IB Atambua.

“saya menyampaikan apresiasi karna apel hari ini bermakna penting untuk bagaimana seluruh aparatur negara dengan tugas pokok dan fungsi masing – masing dan lebih khusus hari ini di jajaran pengadilan negeri atambua kelas IB atambua menyatakan kepada masyarakat ingin bekerja dan berbakti serta melayani masyarakat sesuai dengan berbagai macam aturan yang berlaku terlebih dalam rangka mengentaskan praktek – praktek kolusi, korupsi dan nepotisme,”ungkap Wakil Bupati Belu.

Lanjutnya, Pencanangan Zona Integritas WBK dan WBBM hari ini merupakan suatu awal yang baik bagi Kabupaten Belu.

”Hari ini menjadi sesuatu awal yang baik, untuk Kabupaten Belu terlebih jajaran Pengadilan Negeri Kelas IB Atambua karna dengan berbagai macam informasi yang akan disampaikan tentang kegiatan hari ini, akan membuka satu opini baru, opini tentang pelayanan pengadilan untuk mencari keadilan yang seadil – adilnya lebih ditingkatkan hari ini, kedepan dan selanjutnya,” tandasnya.

Wabup juga menyampaikan ditengah keberagaman masyarakat kebersamaan adalah kekuatan untuk mengeliminir hal – hal yang berkaitan dengan KKN.

“Indonesia memang hebat, Indonesia dengan berbagai macam keragaman yang sebenarnya persamaan hampa tetapi dari perbedaan kita menjadi kekuatan yang hebat di dunia ini, dan kalau kekuatan itu yang kita miliki ini, kita dipersatukan dengan kemampuan dan kekuatan termasuk kita mampu mengeleminir hal yang berhubungan dengan KKN dan lain – lain, saya kira kecenderungan, kewibawaan bangsa ini dimata bangsa – bangsa lain di dunia akan semakin hebat,” tandas J.T. Ose.

Menutup sambutannya, Mantan Sekda Belu mengharapkan semoga Kegiatan pencanangan ini dapat terlaksana demi terwujudnya pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat

“Terima kasih kepada Bapak Ketua Pengadilan Negeri dan jajarannya, hari ini telah memulai sesuatu yang baru, sesuatu yang meningkat, Semoga segala aturan petunjuk pelaksanaan dilaksanakan secara benar dan adil, dengan tuntunan tuhan yang maha pengasih, maha penyayang karna kepadanyalah kita kembali alihkan kepada masyarakat dan syukur kepada Tuhan sehingga apa yang hari ini kita mulai menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas – tugas pengadilan negeri Kelas IB atambua kedepan,” Imbuh J. T. Ose Luan.

Disampaikan Ketua Pengadilan Negeri Kelas IB Atambua, Anak Agung Gede Susila Putra, S.H,.M.Hum bahwa kegiatan pencanangan WBK dan WBBK bertujuan untuk memberikan suatu Pelayanan prima kepada masyarakat.

“Hari ini merupakan momentum kami untuk menunjukkan kepada masyarakat Kabupaten Belu bahwa kami siap melayani mereka semuanya dengan sebaik – baiknya dan percayalah kami tidak akan menerima gratifikasi dan tidak akan ada kolusi, korupsi maupun nepotisme dalam pelaksanaan pekerjaan kami,” ungkap Ketua Pengadilan.

Lanjut Anak Agung Gede Susila Putra, S.H,.M.Hum, terkait pelayanan, Pengadilan Negeri Kelas IB Atambua mempunyai standar pelayanan yang sudah ditetapkan dan berbasis aplikasi untuk percepatan pelayanan kepada masyarakat.

Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di tandai dengan penandatanganan Prasasti bersama oleh Ketua Pengadilan Negeri Atambua Kelas IB, Anak Agung Gede Susila Putra,S.H,.M.Hum selaku Pencanang, Saksi I : Bupati Belu dalam Hal ini diwakili oleh Wakil Bupati, Drs. J.T Ose Luan, Saksi II : Kepala Kejaksaan Negeri Belu, Alfonsius G. Loemau, S.H.,M.H, Saksi III : Kapolres Belu dalam Hal ini diwakili oleh Kabag. Sumda, Kompol. Alfons Hale Mau, Saksi IV : Kepala Bea Cukai, Tribuana Wetangtera, S.E, Saksi V : Kepala Imigrasi Atambua dalam hal ini diwakili oleh, Kasie. Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Yehezkiel Djami, Saksi VI : Kepala Lembaga Pemasyarakatan Atambua, Edward Hadi, A.Md.IP.,S.H.

Selanjutnya, dilakukan penyerahan dokumen Laporan Hasil Kinerja Pengadilan Negeri Atambua Kelas IB Atambua kepada Pemerintah Kabupaten Belu, yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Belu.
(prokompimbelu/Iryanto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *