PIMPIN APEL AWAL TAHUN 2020, WABUP BELU INGATKAN ASN UNTUK BEKERJA DAN BERKARYA UNTUK KEPENTINGAN MASYARAKAT

Ekonomi Pembangunan Pemerintahan & Hukum Pendidikan & Sosbud Sosial Budaya

ATAMBUA,  Wakil Bupati Belu, Drs. J. T. Ose Luan mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Kontrak Lingkup Pemerintah Kabupaten Belu agar tetap bekerja dan berkarya untuk kepentingan umum.

Hal tersebut disampaikan pada Upacara Awal Bulan Januari 2020 di halaman Kantor Bupati Belu, Senin (6/1/2020).

Wabup Ose mengatakan, apel awal bulan diawal tahun 2020 merupakan momentum strategis bagi semua ASN untuk dapat  mengevaluasi dan merefleksikan makna diri, sesuai tindakan maupun perbuatan masing-masing ditahun 2019. Menurutnya,  dalam sikap dan  perilaku sebagai ASN, harus ada disiplin sebagai dasar utama untuk meretas berbagai macam karir ke atas.

“Kita adalah aparatur yang mengabdi pada Negara dan masyarakat dan juga berdedikasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab serta memberikan loyalitas kepatuhan dan ketaatan pada Negara, Pemerintah dan masyarakat. Diawal tahun ini saya ingatkan agar tetap bekerja dan berkarya bagi kepentingan umum dan kepentingan masyarakat supaya Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika tetap kokoh. Ini perlu diingatkan, karena orang sering melupakan hal ini,” ungkap Wabup Ose.

Wabup menambah, ada berbagai larangan, norma dan etika untuk kita berkiprah dalam tugas dan jabatan kita sebagai ASN, baik sebagai pimpinan, bawahan, staf  dan sebagai Tenaga Kontrak.

“Semuanya merupakan kewajiban yang kita lakukan dan laksanakan pada perputaran satu lingkaran tahun 2019 dan hari ini kita Apel Awal Tahun sekaligus Apel Awal Bulan Januari untuk kita mengevaluasi dan merefleksikan apa makna diri kita di tahun 2019 itu untuk kebaikan dan kepentingan umum dan apa makna untuk diri kita sendiri,” terangnya.

Disampaikan pula, Tahun Baru 2020 telah kita tapaki dan kita jejaki. Natal juga telah kita rayakan dengan penuh kedamaian di hati.

“Kita patut bersyukur kepada Tuhan, karena kita telah melalui satu lingkaran yang namanya tahun 2019, yang telah pergi bersama segala kenangan pahit dan manis, tawa ria bahkan tangisan, kegelisahan dan lain-lain. Itu bagian dari hidup yang ada dalam diri kita, tinggal kita mau pergandakan yang mana. Berpikir positif dan negatif juga ada dalam diri kita, tinggal kita mau tingkatkan yang mana. Semua Tuhan berikan dalam plus dan minus sesuai dengan keterbatasan manusia. Tetapi Tuhan memberikan kebebasan untuk mengandakan yang plus maupun yang minus,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Mantan Sekda Belu ini menyampaikan proficiat kepada para pejabat eselon 2, 3 dan 4 yang baru dilantik agar tetap berkarya dan menempatkan diri sebagai abdi negara dan abdi masyarakat yang mengabdi pada negara dan masyarakat.

“Bagi staf yang memasuki purna tugas dan purna bakti menjadi orang-orang pensiunan, saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih. Kita menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat kembali kepada pangkuan masyarakat sebagai masyarakat biasa. Lupakanlah semua yang tidak baik yang menyakiti. Mungkin dari sebuah konflik kecil-kecilan ada sebuah keputusan, tidak ada yang menang, tidak ada yang kalah. Yang ada itu, hanya supaya tidak boleh ada konflik internal. Kalau konflik internal ada didalam organisasi maka pilihannya hanya dua yakni orang perorang  atau pimpinan,” tutup Wabup. (Pkpsetdabelu/Michello).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *