Workshop Sosialisasi STBM & MKM di Sekolah Tingkat Kabupaten Belu di Hotel Matahari Atambua, Rabu, (4/3)

PLAN INTERNATIONAL DAN YPTI SOSIALISASI PENTINGNYA 5 PILAR STBM

Ekonomi Pembangunan Kesehatan Pemerintahan & Hukum Pendidikan & Sosbud

ATAMBUA, Komitmen bersama untuk menyehatkan generasi penerus bangsa dimulai dari lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat dengan 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan tugas dan tanggungjawab kita bersama. Hal ini disampaikan Ketua Yayasan Pijar Timur Indonesia (YPTI), Vinsen Kia Beda pada acara pembukaan Workshop Sosialisasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) di Sekolah Tingkat Kabupaten Belu yang dilaksanakan di Hotel Matahari Atambua, Rabu, (4/2). Kegiatan ini merupakan kerjasama Yayasan PLAN International Indonesia dengan mitra kerja Yayasan Pijar Timur Indonesia.

Vinsen Kia Beda juga mengatakan 5 (lima) Pilar STBM itu meliputi Stop Buang Air Besar Sembarangan, Cuci tangan pakai sabun, Pengolahan makanan dan minuman aman, Pengolahan sampah rumah tangga dan Pengolahan limbah cair rumah tangga.

“Dari 5 pilar STBM ini berpengaruh besar sekali terhadap berbagai macam serangan penyakit termasuk penyakit yang lagi tenar sekarang yakni Demam Berdarah Dengue (DBD). Kasus DBD awalnya dari Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kita masing-masing. Dia sepele tetapi berdampak besar sekali,’ ujar Ketua YPTI.

Workshop Sosialisasi STBM & MKM di Sekolah Tingkat Kabupaten Belu di Hotel Matahari Atambua, Rabu, (4/3)
Workshop Sosialisasi STBM & MKM di Sekolah Tingkat Kabupaten Belu di Hotel Matahari Atambua, Rabu, (4/3)

Terkait Manajemen Kesehatan Menstruasi (MKM), Vinsen Kia mengutarakan biasanya kita kaum laki-laki kurang peduli terhadap hal ini sehingga melalui program MKM kita kaum laki-laki diajak untuk selain mencari nafkah juga harus turut ikut menjaga kesehatan anak perempuan, isteri, saudari dan anak-anak yang ada di sekolah,” ujarnya.

“Ini tanggung jawab kita bersama, jadi berbicara agak seksi, sensitive tetapi ini adalah guna menyiapkan generasi baru yang hebat karena ketika kita kehilangan seorang perempuan, apalagi seorang ibu, itu berarti kita kehilangan satu generasi,” jelas Ketua YPTI.

Disampaikan, diakhir sosialisasi nanti akan ada satu komitmen bersama untuk menyukseskan 5 Pilar STBM yakni deklarasi STBM. (prokompimbelu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *