PLH BUPATI BELU HADIRI SERAH TERIMA JABATAN KEPALA LPP RRI ATAMBUA

Ekonomi Pembangunan Pemerintahan & Hukum Pendidikan & Sosbud

ATAMBUA – Plh. Bupati Belu, Frans Manafe, S.Pi menghadiri acara serah terima jabatan dan pisah sambut Kepala Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Atambua dari Pejabat Lama Agus Sukoyo, A.Md.,S.Ap.,M.Ap kepada pejabat baru Iwan Martono, S.Sos.,M.Ap yang dilaksanakan Kantor LPP RRI Atambua, Selasa (9/3/2021).

Pergantian Kepala LPP RRI Atambua berdasarkan Surat Keputusan Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI nomor 414 Tahun 2021 tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Struktural.

Kegiatan tersebut diawali dengan penandatangan berita acara serah terima jabatan dan penyerahan memori jabatan dari Kepala LPP RRI yang lama kepada Kepala LPP RRI yang baru.

Plh. Bupati Belu dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih yang berlimpah untuk karya nyata dan karya yang ikhlas dari Kepala RRI yang lama di Kabupaten Belu.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Belu Kami mengucapkan terima kasih yang berlimpah untuk karya nyata dan karya yang ikhlas dari Bapak Agus Sukoyo selama satu tahun lebih bersama kami di Kabupaten Belu, hubungan yang harmonis, kerjasama yang harmonis dan selalu bersinergi antara pemerintah Kabupaten Belu dan bapak Agus peserta Ibu membuktikan bahwa banyak prestasi yang telah diraih dari LPP RRI di Atambua,” ungkap Frans Manafe.

Lanjutnya, Pemda Belu termasuk para pejabat yang ada di Kabupaten Belu selalu membuka diri terhadap pimpinan RRI Atambua maupun karyawan-karyawati RRI Atambua.

“Kabupaten Belu akan lebih terkenal di mana saja Apabila ada yang memberitakannya dan berita yang terbaik adalah berita dari RRI Atambua,” puji Pj Sekda Belu itu.

Plh. Bupati Belu juga menyampaikan selamat datang di Kabupaten Belu bagi Kepala LPP RRI yang baru.

“Kami menyambut gembira kehadiran Pak Iwan bersama ibu. Mari kita bergandeng tangan bersama membangun Rai Belu sesuai dengan tugas dan fungsi kita masing-masing. Siapapun yang menjadi pemimpin kita di sini yang pasti kita harus saling mendukung bekerja sama dan diiringi dengan doa, semua harapan, semua Karya Bhakti kita pasti akan terselesaikan dengan baik,” tukas Frans Manafe.

Menutup sambutannya, Plh Bupati Belu menyampaikan Kabupaten Belu artinya Kabupaten Sahabat, sehingga persahabat dan persaudaraan yang telah terjalin tetap dipupuk dimanapun berada.

“Kabupaten Belu kalau kita terjemahkan ke bahasa Indonesia artinya Kabupaten Sahabat, Jadi kalau orang yang suka datang ke Kabupaten sahabat begitu pulang pasti akan meneteskan air mata, air mata haru Karena persahabatan dan persaudaraan yang selalu terjalin di sini begitu erat tanpa batas. Kiranya silahturahmi dan hubungan baik kita jangan hanya terputus di kabupaten Belu, tetapi bisa kita bangun komunikasi setelah bapak Agus dan ibu berada di tempat tugas yang baru,” tutup Frans Manafe.

Untuk diketahui, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan serah terima jabatan antara Ketua Dharma Wanita Persatuan LPP RRI Atambua dari Ketua Dharma Wanita Persatuan LPP RRI Atambua yang lama, Ny. Siti Noor Chotimah kepada Ketua Dharma Wanita Persatuan LPP RRI Atambua yang baru, Ny. Laela Fitrya, SE.

Turut hadir dalam acara sertijab, Direktur Keuangan LPP RRI, Kepala RRI  Kupang selaku ketua Korwil Nusantara 6, Kepala RRI Ende, Pejabat struktural Direktorat Keuangan LPP RRI, RRI Kupang dan RRI Atambua, dan DWP RRI Atambua. (prokompimbelu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *