SEBULAN KKN DI BELU, MAHASISWA UNHAS DILEPAS KEMBALI KE KAMPUS

Ekonomi Pembangunan Pendidikan & Sosbud

ATAMBUA, Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekda Belu, Drs. Arnold Bria Seo, secara resmi menutup KKN Tematik Perbatasan  Universitas Hasanudin (Unhas) Makasar di RM Pondok Indah Atambua, Senin (29/7).

Hadir dalam acara pelepasan tersebut, Dosen Pendamping KKN Universitas Hasanuddin Makassar, Muhamad Ashry Sallatu, dan Camat Tasifeto Timur, Onfinus Kotte, S.STP.

Drs. Arnol Bria Seo dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi pemerintah daerah kepada para mahasiswa KKN Tematik Perbatasan Universitas Hasanudin Makassar, yang telah hadir selama sebulan di Kabupaten Belu.

“Ini membuka mata kita serta memberikan beberapa contoh karya inovasi kreatif bagi pemberdayaan masyarakat, dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya masyarakat di Kabupaten Belu ini,” paparnya.

Terima kasih kepada Rektor Unhas Makasar yang telah menetapkan Kabupaten Belu sebagai lokasi KKN bagi para mahasiswa dalam mengimplementasi teori dari kampus.

“Kehadiran mahasiswa Unhas di Belu selama satu bulan ini memberikan dampak dan perubahan yang positif di Belu khususnya di lokasi KKN masing -masing. Saya menitip pesan kepada para mahasiswa setelah kembali ke kampusnya di Makassar. Tolong bantu Pemerintah Daerah untuk membangun Kota Makassar,” ungkap Bria Seo.

Di tempat yang sama, Dosen Pendamping KKN Universitas Hasanuddin Makassar, Muhammad Ashry Sallatu mengatakan Program KKN ini merupakan Program Tematik Perbatasan yang pertama kali dilakukan di Kabupaten Belu.

“Jumlah mahasiswa yang melakukan KKN sebanyak 36 orang. Universitas Hasanudin Makassar.

Dengan KKN perdana Unhas di Belu ini,  diharapkan kedepannya akan ada MoU Pemerintah Kabupaten Belu dengan Universitas Hasanuddin Makassar dalam berbagai hal, baik Kuliah Kerja Nyata (KKN), Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Kerja sama dibidang pendidikan seperti Beasiswa, baik dari Pemkab Belu maupun dari Unhas serta kerja sama lainnya,” katanya.

Ashry Sallatu mengatakan, banyak pelajaran hidup yang  mereka peroleh  selama berada di Kabupaten Belu.

“Terima kasih yang tak terhingga atas penerimaan Pemda Kabupaten Belu  kepada kami perserta KKN Tematik, terkhusus Camat Kakuluk Mesak dan Tasifeto Timur dan masyarakat Kabupaten Belu, atas dukungannya semua kepada kami mahasiswa selama menjalani KKN Tematik ini,” terang Ashry penuh haru. (Pkpsetdabelu/Reynaldo Klau).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *