SEMINARI LALIAN DAPAT BANTUAN RUSUN DUA LANTAI

Ekonomi Pembangunan

TASIFETO BARAT, SMA Seminari Sta. Maria Imaculata Lalian, Nenuk, Atambua mendapat Bantuan Rumah Susun (Rusun) 2 (dua) Lantai dan Meubeler dari Dirjen Penyediaan Perumahan Direktorat Rumah Susun Kementerian PUPR RI. Rusun 2 Lantai Tipe Barak (9 Barak) dengan kapasitas 144 orang ini bernilai Rp. 8.713.000.00.

Ditjen Perumahan Rumah Susun, Kemen PUPR, M. Hidayat menyampaikan, pada bulan Oktober 2018, pihak kementerian bersama Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis melakukan survei lokasi pembangunan Rusun di Nenuk.

“Kita datang melihat kondisi lokasi sesuai usulan yang masuk. Perhatian Ketua Komisi V DPR RI terhadap daerah ini patut diapresiasi,” kata Hidayat saat Pencanangan/Sosialisasi Awal Pembangunan Seminari Menengah Sta. Maria Imaculata Lalian, Selasa, (9/4/2019) .

Ia menambah, setelah melihat langsung lokasi, Kementerian PUPR memutuskan untuk membangun asrama yang lebih layak.

“Puji Syukur, tahun ini kami sudah mengalokasikan satu asrama untuk Seminari. Asrama ini 2 lantai berukuran13 x 40 m2, model barak sekaligus dengan meubeler,” tandasnya.

Hidayat menjelaskan, gedung baru yang dibangun lebih sehat dan bagus, sehingga memotivasi siswa Seminari untuk lebih berkonsentrasi dan giat menimba ilmu.

“Jadi nanti bukan hanya 5 orang saja yang jadi Pastor pada tiap angkatan, tetapi harus lebih banyak lagi. Saya melihat sekolah ini bagus mendidik anak-anak sejak dini mengenai revolusi mental. Rata-rata anak jebolan Seminari Lalian menjadi orang hebat,” ujarnya.

Hidayat berharap dukungan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Belu sangat diharapkan, sehingga pembangunan rusun ini dapat selesai tepat waktu, bermutu dan berkualitas.

Preses Seminari Menengah Sta. Maria Imaculata Lalian Atambua menerima rombongan Wakil Gubernur NTT, Yosef A. Nai Soi bersama Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemy Francis dan Ditjen Perumahan Rumah Susun, Kemen PUPR, M. Hidayat dalam rangka acara
Pencanangan/Sosialisasi Awal Pembangunan Seminari Menengah Sta. Maria Imaculata Lalian, Selasa, (9/4/2019) .

“Setelah selesai nanti, mohon dijaga dan dimanfaatkan Rusun ini sebaik-baiknya, biar bisa bertahan,” pinta Hidayat dihadapan Wakil Gubernur NTT, Ketua Komisi V DPR RI, Bupati Belu, Sekda Belu, Pimpinan OPD serta Preses, Guru dan Siswa Seminari Lalian. (pkpsetdabelu/michaello)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *