SEMINARI LALIAN IKUT BERKONTRIBUSI MENCERDASKAN ANAK BANGSA

Ekonomi Pembangunan

TASIFETO BARAT, Seminari Menengah Santa Maria Immaculata Lalian Atambua merupakan salah satu lembaga pendidikan di NTT yang ikut berkontribusi mencerdaskan anak bangsa. Lembaga yang sudah menghasilkan ratusan imam dan tiga uskup ini memiliki gedung asrama yang memprihatinkan. Kendati demikian tidak mengurangi semangat para Imam, karyawan dan karyawati untuk terus melayani.

Pihak lembaga terus berupaya melakukan berbagai cara agar gedung-gedung yang rusak segera diperbaiki. Semua harapan dan doa itu terwujud dengan bantuan Pembangunan Rumah Susun (Rusun) 2 Lantai, tipe barak dengan jumlah unit 9 barak, berkapasitas 144 orang dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan-Direktorat Rumah Susun dan meubelair dengab total bantuan sebesar Rp. 8.713.000.000,-.

Dalam acara Pencanangan/Sosialisasi Awal Pembangunan Seminari Menengah Sta. Maria Imaculata Lalian di Nenuk, Atambua, Selasa (9/4/2019), Bupati Belu Willybrodus Lay, SH mengatakan, Seminari Lalian merupakan pusat pendidikan untuk menyiapkan kader generasi penerus bangsa.

“Banyak sekali orang-orang hebat NTT yang ada di Jakarta mengenyam pendidikan menengah di Seminari ini,” ucap Bupati Lay.

Berusia ratusan tahun lamanya, gedung milik lembaga pendidikan calon Imam ini banyak mengalami kerusakan.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memperhatikan dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat Belu,” ungkap Bupati Willy.

Bupati menambah, usulan dari Preses Seminari Lalian untuk mendirikan Rumah Susun di Lalian terjawab.

“Hari ini Ketua Komisi V DPR RI dan Ditjen Perumahan Rumah Susun, Kemen PUPR datang ke sini untuk membangun rusun. Saya atas nama seluruh masyarakat Kabupaten Belu dan Siswa Seminari mengucapkan terima kasih, karena tahun depan mereka sudah pasti menikmati fasilitas yang luar biasa ini,” ujar Willy Lay.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Belu menghimbau kepada seluruh undangan dan masyarakat yang hadir, agar pada hari Rabu tanggal 17 April 2019 nanti menggunakan hak pilihnya, dengan mendatangi TPS serta memilih sesuai hati nurani.

“Kita akan memasuki pesta demokrasi yang terbesar yaitu Pemilihan Presiden, Pemilihan Anggota DPR, serta anggota DPD. Mari kita gunakan hak pilih kita, karena anak-anak Seminari ini merupakan pengalaman pertama, jadi jangan sia-siakan itu. Mari kita pilih sesuai hati nurani,” ajak Bupati Lay. (pkpsetdabelu/Michaello).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *