Update data monitoring Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Belu per 1 Mei 2020

Update data monitoring Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Belu per 1 Mei 2020

Ekonomi Pembangunan Kesehatan Olahraga Pariwisata Pemerintahan & Hukum Pendidikan & Sosbud Religi Sosial Budaya

Rilis Data

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu

Update data monitoring dari wilayah kerja 17 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan Kabupaten Belu hingga Jumat, 1 Mei 2020 Pukul 14:00 WITA jumlah total Pelaku Perjalanan Berisiko dalam pantauan sebanyak 1594 orang berkurang sebesar 1286 orang sehingga tersisa 308 orang Pelaku Perjalanan Beresiko dalam pantauan.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 71 orang, berkurang 61 orang karena telah selesai masa pemantauan sehingga total ODP hari ini 10 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 nihil.

Walaupun data monitoring PDP dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat, berdiam diri dirumah saja, atau menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun. Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri. Lindungi diri, lindungi sesama.

Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, World Health Organization (WHO) menganjurkan agar semua masyarakat menggunakan masker. Untuk masker N95 dikhususkan kepada Tenaga Medis sedangkan masyarakat dapat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci.

Kepada para pelintas yang memasuki wilayah Kabupaten Belu wajib mentaati semua aturan yang ada disetiap Posko Pemantauan tanpa terkecuali demi keselamatan kita bersama. Mulai dari penggunaan masker, penyemprotan disinfektan, cuci tangan, pengecekan suhu tubuh dan pendataan.

Disampaikan juga, mulai hari ini Pemerintah Kabupaten Belu telah melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada Keluarga Miskin Penerima Manfaat sesuai hasil pendataan dan penetapan oleh desa melalui musyawarah khusus yang diketahui oleh Camat.

Penyaluran BLT perdana dilaksanakan di Desa Tialai, Kecamatan Tasifeto Timur dengan jumlah penerima sebanyak 66 KK yang penyerahannya dilakukan secara door to door. Untuk BLT Dana Desa ini setiap KK mendapat Rp.600.000,- selam 3 bulan yang disalurkan dalam bentuk buku tabungan BRI dan ATM.

Bersama kita bisa๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ’ช๐Ÿป

Salam tangguh, salam kemanusiaan

#BersamaLawanCorona #DirumahSaja #LawanCovid19 #LindungiDiriLindungiSesama #Atambua #Atambuakotaperbatasan

Atambua, 1 Mei 2020

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Belu

selaku

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu

Ttd

Cristoforus M. Loe Mau, SE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *