Update Data Monitoring Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Belu per 31 Mei 2020

Update Data Monitoring Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Belu per 31 Mei 2020

Covid-19

Rilis Data

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu

Update data monitoring dari wilayah kerja 17 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan Kabupaten Belu hingga Minggu, 31 Mei 2020 Pukul 15:00 WITA jumlah total Pelaku Perjalanan Berisiko dalam pantauan sebanyak 1.861 orang berkurang sebesar 1.723 orang sehingga tersisa 138 orang Pelaku Perjalanan Beresiko dalam pantauan.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 76 orang, berkurang 72 orang karena telah selesai masa pemantauan sehingga total ODP hari ini 4 orang yang tersebar di Kecamatan Raihat (1 orang) dan Kecamatan Raimanuk (1 orang), Kecamatan Tasifeto Barat (1 orang) dan Kecamatan Kota Atambua (1 Orang).

Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 25 yang tersebar di Kecamatan Tasifeto Timur (1 orang), Kecamatan Kota Atambua (8 orang), Kecamatan Atambua Barat (7 orang), Kecamatan Atambua Selatan (8 orang) dan Kecamatan Tasifeto Barat (1 Orang). Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1 orang (Kecamatan Tasifeto Timur) sementara dirawat di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua. Orang yang terkonfirmasi Positif Covid-19 nihil.

Walaupun data monitoring orang yang terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat, berdiam diri dirumah saja, atau menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun dan jika beraktivitas di luar rumah wajib memakai masker. Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri. Lindungi diri, lindungi sesama.

Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, World Health Organization (WHO) menganjurkan agar semua masyarakat menggunakan masker. Untuk masker N95 dikhususkan kepada Tenaga Medis sedangkan masyarakat dapat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci.

Kepada para pelintas yang memasuki wilayah Kabupaten Belu wajib mentaati semua aturan yang ada disetiap Posko Pemantauan tanpa terkecuali demi keselamatan kita bersama.

Disampaikan juga, untuk mengatasi dampak Covid-19 Pemerintah menyalurkan beberapa bantuan yakni Bantuan Sosial Tunai (BST), Perluasan Program Sembako, Jaring Pengaman Sosial (JPS) & Dampak Ekonomi dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Pastikan seluruh warga yang berhak menerima bantuan ini. Apabila ada keluhan silahkan menghubungi/SMS/WhatsApp Call Center 082112034821 & 082247307400 (Sertai Nama, No. KTP dan Alamat Lengkap)

Bersama kita bisa๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ’ช๐Ÿป

Salam tangguh, salam kemanusiaan

#BersatuLawanCovid19 #CuciTangan #MaskerUntukSemua #JagaJarak #DirumahSaja #AtambuaBeluNtt #Atambua #Atambuakotaperbatasan

Atambua, 31 Mei 2020

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Belu

selaku

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu

Ttd

Cristoforus M. Loe Mau, SE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *