WABUP BELU TERIMA DELEGASI CNJTL

Ekonomi Pembangunan Pariwisata Pendidikan & Sosbud Sosial Budaya

ATAMBUA, Wakil Bupati Belu, Drs. J.T. Ose Luan menerima 4 Delegasi Timor Leste dari Conselho Nasional Da Juventude De Timor Leste (CNJTL) yakni perwakilan Distrik Bobonaro, Kovalima dan Distrik Oecusse di Ruang Kerja Wakil Bupati Belu, Senin, (3/2).

Ketua Pemuda Munisipal Distrik Bobonaro, Jonas Cairo Lopes usai pertemuan menyampaikan kepada awak media, tujuan kedatangan ke Kabupaten Belu adalah untuk membahas keterlibatan pemuda-pemuda di daerah perbatasan Indonesia – Timor Leste dalam tiga hal yakni di bidang olahraga, pariwisata dan budaya. 

Jonas Lopes mengharapkan agar melalui pertemuan ini Pemerintah Kabupaten Belu dan Pemerintah Timor Leste dapat menjalin kerja sama melalui berbagai event baik budaya, olahraga dan pariwisata yang diselenggarakan di kedua negara terutama di wilayah perbatasan.

“Kalau ada event di Belu, Malaka dan TTU kami ikut dilibatkan begitu juga sebaliknya kalau ada event di Bobonaro, Kovalima dan Oecusse kami bisa mengundang tiga kabupaten perbatasan ini untuk turut ambil bagian. Itu tujuan kami hari ini,” terangnya.

Lebih lanjut, disampaikan berbagai event yang sudah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Belu seperti Festival Fulan Fehan, Pemerintah Timor Leste telah turut berpartisipasi dalam event tersebut begitu juga sebaliknya Pemerintah Kabupaten Belu juga telah berpartisipasi dalam ajang Fronteira Cup yang sudah dilaksanakan di Distrik Oecusse dan Distrik Bobonaro.

“Kami sudah terlibat dalam kegiatan pariwisata yakni Festival Fulan Fehan sejak tahun 2017 dan baru-baru ini Pemerintah Kabupaten Belu juga sudah terlibat dalam Fronteira Cup,” terang Jonas.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Ferdinandus Bone Lau, S.IP mengatakan pertemuan ini dalam rangka untuk meningkatkan kerjasama di bidang olahraga, pariwisata dan budaya agar setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat diikutsertakan juga dari Timor Leste karena untuk memperat tali persaudaraan serta merajut kebersamaan.

“Sebenarnya mereka (Timor Leste, red) sudah terlibat dalam kegiatan pariwisata hanya saja ini untuk meningkatkan lagi partisipasi mereka dalam kegiatan yang lain,” ujarnya.

Tambah Kadis kedepan direncanakan akan dilaksanakan berbagai kegiatan namun harus dikonsultasikan dengan Pemerintah Pusat karena Kabupaten Belu berada di wilayah perbatasan RI-RDTL sehingga semua rencana dapat terselengggara dengan baik.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Belu, Dandim 1605 Belu dan Kepala Imigrasi Atambua menyerahkan Buku Amazing Atambua dan Calender of Event Pariwisata Kabupaten Belu Tahun 2020 kepada perwakilan CNJTL. (prokompimbelu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *