WABUP OSE LUAN LEPAS 500 PELARI 10K

Olahraga

TASIFETO BARAT,  Wakil Bupati Belu Drs. J. T. Ose Luan melepas 500 pelari 10k dari titik star di STM Nenuk, Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Timor-NTT, Sabtu, (26/10/2019). Lomba Lari 10K adalah salah satu kegiatan Belu Beraksi, yang merupakan rangkaian Road To Festival Fulan Fehan Ke-3 yang akan berlangsung pada, Senin (28/10/2019). Wakil Bupati Belu didampingi Ketua KONI Kabupaten Belu, Norberth Andrada dan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olagraga, Fenty Atok.

Wabup Ose mengatakan, lomba lari 10 km yang diikuti oleh pelajar SMP dan SMA se Kabupaten Belu ini dilaksanakan  dalam rangka memeriahkan Hari Sumpah Pemuda dan Road to Festival Fulan Fehan 2019.

“Lomba Lari Belu Bangkit IV 10K ini mengambil titik start di Depan STM Nenuk dan finish di lapangan simpang lima Atambua,” ungkap Wabup.

Disampaikan pula,  lomba lari 10k, selain meningkatkan displin dan sportivitas, juga untuk menjaring atlet-atlet berprestasi untuk dibina.

“Atlet-atlet prestasi akan dibina kemampuan dan ketrampilan untuk mengikuti even-even yang lebih tinggi, baik di provinsi maupun tingkat nasional,” tandasnya

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Belu, Drs. Janggur Blasius di garis finis saat ditemui media menyampaikan bahwa lomba lari 10 km ini untuk mengisi kegiatan Road to Festival Fulan Fehan 2019.

“Road To Fulan Fehan diisi dengan tiga kegiatan utama mulai dari kemarin yakni Fiesta Timoresia, Belu Beraksi yang dilaksanakan hari ini dan Belu Colour Creation,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk Belu Beraksi dimulai pagi tadi dengan Zumba Ethno dilanjutkan dengan aksi untuk tidak boleh membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan kota.

“Sore harinya adalah lari 10 km dengan titik start depan STM Nenuk dan finishnya depan Hotel Kalpataru Lapangan Umum. Lomba lari 10 Km ini diikuti oleh 500 peserta pelajar SMP dan SMA se Kabupaten Belu dan juga simpatisan,” ujarnya.

Setelah lari 10 km, ada empat cabang olahraga yang akan ditampilkan yakni Taekwondo, Tinju, Silat dan Kempo. Setelah itu akan diisi dengan Senam Meraih Bintang dengan 1.000 pelajar SMP Negeri 2 Atambua

“Dukungan pemerintah dalam lomba lari ini adalah dana hibah yang diberikan lewat pengurus PASI Kabupaten Belu, nanti peraih juaranya dari Juara 1 sampai juara harapan 3 mendapat uang pembinaan. Saya meminta supaya anak-anak muda tekun dan tetap berlatih, karena olahraga atletik ini tidak membutuhkan biaya yang banyak,” pungkasnya. (Pkpsetdabelu/Reynaldo/Michello).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *