WAJAH PERBATASAN HARUS CANTIK

Ekonomi Pembangunan

TASIFETO TIMUR,  Tapal batas harus menjadi beranda terdepan negara, bukan lagi menjadi halaman belakang, oleh karena itu wajah perbatasan harus menjadi lebih cantik. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Belu Drs. J.T. Ose Luan dalam acara tatap muka Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP, Drs. Robert Simbolon, M.AP  dengan seluruh stakeholder di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Jumat (5/4/2019)

Wabup mengatakan, capaian pembangunan di tapal batas menjadi bukti outentik, bahwa Pemerintah Pusat terus menggenjot pembangunan infrastruktur  terkait dengan kebutuhan sosial dasar masyarakat. Tekad pemerintah yang diwujudnyatakan dalam program  nawacita ketiga ini, telah membuat kehidupan warga di tapal batas menjadi lebih baik.

“Kita merasa bangga dan bersyukur dengan kehadiran PLBN Motaain, bahwa Pemerintah Pusat telah membangun dari pinggiran, dengan mewujudkan pemerataan pembangunan di setiap daerah,” jelas Wabup

Wabup menambahkan, jika ingin Negara Indonesia cantik, harus percantik dari batas Negara, karena perbatasan merupakan wajah NKRI. 

“Sebagai halaman depan bangsa ini, kita berharap agar para pengelola perbatasan dapat berperan secara baik dan betul–betul memahami arah kebijakan pemerintah dalam mengurus batas Negara,” tukasnya.

Informasi lain yang dihimpun, pada tahun 2019 pada tahun 2019, Kementerian PUPR akan membangun 4 PLBN Terpadu dari 11 PLBN yang diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan. Empat PLBN yang akan dibangun yakni PLBN Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat, Sota di Kabupaten Merauke Provinsi Papua dan 2 PLBN di Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara, yakni Sei Pancang Sebatik dan Long Midang.

Sementara tujuh PLBN lainnya yang akan dibangun pada tahap selanjutnya yakni PLBN Serasan di Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau, Oepoli di Kabupaten Kupang dan Napan di Kabupaten Timur Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yetetkun Distrik Waropko di Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua, Long Nawang di Kabupaten Malinau, Jasa-Sei Kelik di Kabupaten Sintang, dan Labang di Kabupaten Nunukan di Provinsi Kaltim. (pkpsetdabelu/Trebor).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *