YAYASAN MEKAR PRIBADI EDUKASI UNGGAHAN KONTEN POSITIF DI MEDIA SOSIAL

Pemerintahan & Hukum Pendidikan & Sosbud Sosial Budaya

ATAMBUA, Yayasan Mekar Pribadi mengedukasi para pelajar dan pemuda-pemudi Kabupaten Belu dalam memanfaatkan sarana media sosial.  Edukasi yang dikemas dengan melalui  tema “ Tanamkan Nilai Pancasila Melalui Unggahan Konten positif Di Media Sosial”  ini berlangsung di Gedung Wanita Betelalenok Atambua, Rabu (28/8/2019).

Pelatihan yang melibatkan para pelajar tingkat SLTP, SLTA, SMK, Komunitas Sosial Keuskupan Atambua, Komunitas Rumah Estribi, Komunitas Belu. Institut Seni-Indonesia Surakarta ini,  bertujuan untuk menggali kreatifitas anak akan nilai-nilai budaya lokal yang ada didaerah untuk dijadikan sebuah dokumen atau film pendek. 

Wakil Bupati Belu Drs. J. T. Ose Luan mengatakan, masyarakat Kabupaten Belu mempunyai nilai tradisi budaya yang selalu menjadikan kebersamaan dalam bentuk persatuan sebagai dasar pergaulan dan kekerabatan.”Sebagai contoh di dalam berbagai tarian selalu bersama-sama dengan membentuk lingkaran sambil bernyanyi dan bergandengan tangan. Hal ini sebagai bentuk simbol persatuan dan kesatuan yang di tinggalkan para leluhur,” ungkap Wabup Ose. 

Lanjut Wabup,  sumpah pemuda yang terkandung nilai-nilai persatuan dari yang berbeda-beda, dapat menyatukan semua perbedaan yang ada di Republik Indonesia.”Semua itu disatukan dalam satu sumpah yakni satu bangsa, satu  tanah air dan satu bahasa dalam pergerakan dan perjuangan untuk mencapai kemerdekaan,” tandasnya.

Dikatakan pula, hikmah dari sumpah ini adalah hidup dalam nilai-nilai kekerabatan dan solidaritas kemasyrakatan di Kabupaten Belu. ‘’Saya mengapresiasi workshop ini karena berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila dan baru pertama kali dalam workshop di bicarakan nilai-nilai Pancasila sejak P4 dibubarkan yang di fokuskan pada persatuan dan kesatuan yang kuat dari berbagai suku dan golongan di Indonesia dalam menghadapi paham radikalisme, terorisme dan fitnah dari segelintir orang  yang menganggu persatuan dan kesatuan bangsa,’’ ujar wabup. 

Ketua Yayasan Mekar Pribadi – Oetari Noor Permadi mengatakan tujuan dari workshop untuk memberikan keterampilan kepada anak-anak muda agar dapat menggunakan media sosial untuk hal-hal yang produktif.”Mereka harus menjadi produsen konten-konten yang positif sehingga dapat meningkatkan pemahaman terhadap sila ke tiga Pancasila dan menggambarkannya dalam bentuk audio visual, karena anak-anak jaman sekarang mampu memahami dan menguasai teknologi yang sedang di gandrungi,” ujarnya.

Kita bisa mengubah untuk menghilangkan gadget, tetapi kita juga harus bisa mengubah kecanduan anak muda dengaan gadget menjadi sesuatu yang positif dan membentuk karakter mereka.‘’Saya berharap kedepan, anak-anak muda terus menerus berkarya agar keahlian yang di miliki bisa diikuti sertakan ke festival yang ada ditingkat Kabupaten, Provinsi bahkan nasional,” imbau Oetari (Pkpsetdabelu/Iryanto/Reynaldo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *