YESUS ADA DI ANTARA KITA

Religi

ATAMBUA, Sebuah peristiwa langka dan unik terjadi saat Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Komunitas Peduli Kasih Jakarta di Lapangan Umum Atambua, Senin (15/7/2019).

Bagaimana tidak, acara yang melibatkan ribuan umat ini, ternyata juga dihadiri oleh para hamba Tuhan yang datang dari Amerika Serikat, Uganda, Bandung, Jakarta dan Surabaya. Mereka datang dari jauh untuk bertemu dengan para hamba Tuhan di wilayah perbatasan RI-RDTL.

KKR ini mengambil tema “Mujizat Itu Nyata” dengan pembicara Hamba Tuhan asal Hongkong bernama Elisabet. Misionaris asal Hongkong ini, telah lama bekerja penuh dalam pelayanan Gereja. KKR ini terselenggara atas  kerinduan dan doa umat Katolik wilayah Keuskupan Atambua.

“Malam hari ini kita berkumpul bersama di Lapangan Simpang Lima Atambua. Saudara-saudara kita ada yang datang dari Bandung, Jakarta, Surabaya bahkan ada yang dari Amerika dan Uganda. Mereka datang dari jauh untuk bertemu masyarakat Kabupaten Belu,” ungkap Bupati Belu, Willybrodus Lay

Kata Bupati Willy yang dikutip dari Injil Matius, 18:20 bahwa, apabila ada dua atau tiga orang berkumpul dan menyebut nama AKU, AKU akan ada disana. 

“Malam hari ini saya percaya bahwa disini  banyak orang  berkumpul dan kita sama-sama percaya bahwa Yesus ada diantara kita,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Lay menyampaikan kebanggaannya atas pelayanan rohani Summer Mission dari Word Harvest kepada umat di wilayah perbatasan RI-RDTL.

“Saya atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Belu mengucapkan terima kasih untuk Summer Mission dari Word Harvest yang ada disini bersama-sama melakukan satu pelayanan di Atambua, di Kabupaten Belu dan saya juga menyampaikan untuk semua masyarakat Kabupaten Belu bahwa, saudara-saudara kita yang datang dari jauh kesini adalah untuk berbagi kasih dengan kita. Mereka yang datang tidak mengenal kita,  dan kita juga tidak mengenal mereka,  tetapi kita percaya bahwa Tuhan bisa mempertemukan kita dan menjadikan mereka sebagai saudara-saudara kita dan mereka juga menjadikan kita saudara-saudaranya,” terangnya.

Bupati Willy, mensyukuri  malam pelayanan ini sebagai sebuah anugerah dan mujizat.

“Semoga di malam KKR ini, bisa terjadi mujizat-mujizat yang bagi manusia tidak mungkin, tetapi apa yang tidak mungkin bagi manusia, bisa mungkin bagi Allah. Mari kita bersahabat di tanah sahabat, Kabupaten Belu, karena saya percaya bahwa, teman-teman Summer Mission yang datang ke Belu, karena persahabatan dan cinta kasih,” tutup Bupati Lay.(pkpsetdabelu/Michaello)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *